arrow_upward

APBD-P 2021 Ditetapkan, Ini Beberapa Cacatan DPRD Sumbar

Kamis, 30 September 2021 : 16.40

Ketua DPRD Sumbar Supardi didampingi para wakil bersama Gubernur Mahyeldi. (ist)

Padang, Analisakini.id-Setelah melewati berbagai tahapan hingga Fraksi-Fraksi menyampaikan pendapat akhir, Ranperda Perubahan APBD 2021 disetujui ditetapkan menjadi Perubahan APBD 2021.

Di samping memberikan persetujuan, Fraksi-Fraksi juga memberikan masukan, pendapat dan saran yang perlu menjadi perhatian bagi Pemerintah Daerah dalam pengelolaan keuangan daerah ke depannya.

Pendapat akhir Fraksi-Fraksi merupakan satu kesatuan dan tidak terpisahkan dari hasil keseluruhan pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2021. 

Sebelum penetapan RAPBD-P menjadi APBD-P, pada 17 September 2021, Gubernur Sumbar juga menyampaikan pada DPRD tentang Perubahan APBD 2021, 

'Sesuai dengan tahapan dan mekanisme pembahasan, Ranperda tentang Perubahan APBD T2021, telah dibahas oleh DPRD bersama Pemerintah Daerah, untuk selanjutnya dapat disepakati pada Rapat Paripurna penetapan hari ini," ulas ketua DPRD Sunbar ketika memimpin rapat paripurna, Kamis (30/9/2021).

Supardi juga mengatakan, pembahasan  KUPA-PPAS Perubahan 2021 yang telah disepakati, pada Perubahan APBD 2021, 

cukup banyak persoalan dan harus diselesaikan dalam pembahasannya, di antaranya menutup defisit sebesar Rp28 miliar lebih, mencari alternatif tambahan pendapatan daerah, membahas pelaksanaan refocusing dan pergeseran anggaran yang harus diaktualisasikan dalam Perubahan APBD 2021.

*Pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2021, memang alot dan komprehensif, sehingga semua persoalan dapat diselesaikan," ucap Supardi lagi.

Ditambahkan, banyaknya permasalahan yang terjadi pada Perubahan APBD 2021, tidak terlepas dari  kelemahan TAPD dalam pengelolaan anggaran. 

Selain itu, pelaksanaan pergeseran, recofusing dan penggunaan sisa tender ataupun kegiatan yang tidak jadi dilaksanakan, belum direncanakan dengan baik. 

"Kondisi ini tentu perlu menjadi catatan dari Pemerintah Daerah dan diharapkan tata kelola keuangannya diperbaiki, sehingga bisa.lebih efektif dikemudian hari," tegasnya lagi.

Rapat paripurna DPRD Sunbar yang langsung dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi, OPD, Fokom Pinda, ormas, OKP dan stake holder lainnya, berlangsung dengan aman, serta mempergunakan prokes ketat.(***)

Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved