arrow_upward

Danpaspampres Menilai Petugas PPKM Singgung Institusi Negara

Kamis, 08 Juli 2021 : 20.32

 

Mayjen Agus Subiyanto.

Jakarta, Analisakini.id- Komandan Pasukan Pengamanan Presiden Mayor Jendral TNI Agus Subiyanto menilai pernyataan seorang anggota polisi kepada bawahannya yang hendak lewat pos penyekatan menyinggung institusi negara. 

Sejumlah anggota Paspampres pun mendatangi Polres Jakarta Barat, Rabu (7/7/2021) malam, untuk mengklarifikasi apakah anggota polisi itu sudah diberi peringatan oleh atasannya. 

"Anggota saya yang datang ke polres ingin meyakinkan apakah oknum yang bicara di video 'kalau kamu Paspampres memang kenapa?' sudah diberi peringatan oleh atasannya [atau belum]," kata Agus, Kamis (8/7/2021) seperti dikutip dari cnnindonesia.com 

"Karena ini menyinggung institusi negara," katanya.

Meski begitu, Agus memastikan pihaknya juga telah meminta keterangan dan memeriksa anggota Paspampres yang terlibat dalam cekcok tersebut. Bahkan kata dia, Kapolres Jakarta Barat juga secara langsung telah menyampaikan permintaan maaf kepada pihaknya atas sikap salah satu oknum polisi di pos penyekatan darurat itu.

"Anggota saya sudah diperiksa dan Kapolres sudah datang ke Mako Paspampres untuk meminta maaf tentang oknumnya yang bersalah," kata dia. 

Sebelumnya, viral di media sosial anggota polisi memarahi dan melarang lewat seorang pria yang kemudian diketahui sebagai anggota Paspampres di salah satu pos penyekatan PPKM Darurat di Jakarta Barat. 

Keduanya terlibat cekcok, hingga anggota polisi itu memaksa agar anggota Paspampres ini memperlihatkan kartu keanggotaanya. Dia bahkan mempertanyaan soal kepentingan Paspampres tersebut. "Kalau kamu Paspampres kenapa memangnya?," tanya petugas itu. 

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengatakan anggotanya saat ini tengah diperiksa oleh Propam Polda Metro Jaya buntut keributan dengan anggota Paspampres itu. "Anggota saya juga diperiksa di Propam Polda," kata dia, Kamis (8/7/2021). (***)

Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved