arrow_upward

Siap-siap Menuju Terbaik Nasional, Sumbar Masuk Lima Besar dalam Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Rabu, 23 Juni 2021 : 18.33

 

Gubernur Sumbar Mahyeldi bersama Kajati Sumbar Anwarudin Sulistiyono, Kadis PMPTSP Maswar Dedi dan pejabat lainnya saat meresmikan layanan konsultasi hukum gratis di kantor Dinas PMPTSP Sumbar belum lama ini. (ist)


Padang, Analisakini.id-Pemerintah pusat melalui Kementerian Investasi/BKPM menetapkan Sumbar bersama empat provinsi lain masuk nominasi berkinerja sangat baik dalam penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). Masing-masing provinsi diundang ke Jakarta untuk mempresentasikan semuanya dalam rangka mencari yang terbaik.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar Maswar Dedi yang dihubungi, Rabu (23/6/2021) di Padang, membenarkan undangan dari Kementerian Investasi/BKPM tersebut.

"Kita diundang ke Jakarta untuk mempresentasikan sekaligus memaparkan apa yang menjadi program dan upaya Pemprov Sumbar dalam mendatangkan investasi ke Sumbar," kata Maswar Dedi.

Dia tidak menyangka, adanya pemberitahuan dari Kementerian Investasi bahwa Sumbar masuk lima nominasi berkinerja sangat baik dalam penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu. Apalagi melihat provinsi masuk lima besar yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatera Selatan, Sumbar boleh dikatakan dalam aspek fasilitas seperti gedung, dukungan pendanaan dan lainnya, masih ada provinsi lain yang lebih unggul.

Tapi penilaian tahap awal yang dilakukan tim penilai, termasuk datang ke Sumbar, mencakup banyak aspek. Akumulasi penilaian tersebut membawa Sumbar masuk lima besar dan siap-siap pula untuk dinilai tahap selanjutnya yaitu pemaparan di hadapan tim penilai kegiatan penilaian kinerja PTSP dan penilaian kinerha PPB pemerintah daerah. "Doakan semoga berhasil ya,"singkat Dedi.

Dedi mengaku, Kementerian Investasi sekitar dua bulan menyampaikan hal ini terkait pelayanan terpadu satu pintu setiap provinsi. Pihaknya pun melaporkan kepada Gubernur dan Gubernur meminta menyiapkannya terutama terobosan dan upaya yang dilakukan Pemprov dalam menggaet investasi ke Sumbar.

"Dalam waktu dua bulan kita menyiapkannya. Tapi secara operasional, sudah kita lakukan berbagai upaya dan terobosan untuk mendatangkan investasi, mulai perizinan, kepastian waktu, termasuk data base potensi dan sebagainya. Intinya seperti yang diminta Gubernur, investor yang berminat berinvestasi di Sumbar, tidak banyak tanya lagi, semua tergambar jelas," sebut Dedi.

Sumbar sendiri dijadwalkan presentasi pada Rabu (30/6) dan setelah itu dari Sumatera Selatan (Sumsel). Sehari sebelumnya, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Undangan pemberitahuan masuk lima besar sekaligus presentasi di Jakarta ditandatangani oleh Deputi Bidang Kerjasama Penanaman Modal sekali Ketua Tim Penilai, Riyatno dan ditembuskan kepada Bapak Menteru Investasi/BKPM, Anggota Tim Penilai dan masing-masing Gubernur. (***)


Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved