arrow_upward

Menko Marves Tenggat Revitalisasi Danau Maninjau Akhir Bulan Ini

Rabu, 16 Juni 2021 : 20.47

 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan saat memimpin rapat virtual diikuti sejumlah kementerian, Gubernur Sumbar dan Bupati Agam, Rabu (16/6/2021).

Padang, Analisakini.id- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan meminta upaya pengalihan mata pencarian masyarakat sekitar Danau Maninjau, Kabupaten Agam, dari usaha Keramba Jaring Apung (KJA) segera dilakukan agar percepatan revitalisasi danau bisa segera dimulai.

“Pengalihan ke mata pencarian baru supaya dilakukan dulu, kemudian melakukan pengurangan jumlah KJA,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam rapat virtual diikuti sejumlah kementrian, Gubernur Sumbar dan Bupati Agam, Rabu (16/6/2021).

Ia mengatakan berdasarkan penelitian LIPI pada 2017, 90 persen penyebab pencemaran Danau Maninjau adalah akibat sendimen sisa pakan KJA. Maksimal di Maninjau hanya bisa menampung 6.000 unit. Namun saat ini jumlahnya sudah jauh melampaui karena itu harus segera dipindahkan dengan skema lain seperti perikanan darat.

“Untuk percepatan maka harus ada tenggat waktu yang jelas pada setiap langkah yang diambil dalam upaya revitalisasi Danau Maninjau ini. Kalau bisa akhir bulan ini sudah bisa dimulai,” ujarnya.

Ia meminta Kapolda, Danrem hingga Kepala Kejaksaan Tinggi memberikan dukungan penuh dalam upaya mengurangi jumlah KJA di Maninjau.

Anggaran untuk pengalihan mata pencarian masyarakat itu diperkirakan membutuhkan anggaran Rp42 miliar. Dana itu dibebankan pada Pemprov Sumbar dan Kabupaten Agam.

Sementara anggaran untuk menyelesaikan persoalan sendimen yang telah menumpuk di dasar danau diperkirakan sebesar Rp237 miliar dari Kementerian PUPR.

Untuk mendukung upaya revitalisasi itu lintas kementerian di antaranya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Desa hingga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sudah melaksanakan program dukungan. (rel/***)

Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved