arrow_upward

Mengenal Calon Sekdaprov Sumbar, Adib Alfikri Sempat Digadang-gadangkan jadi Sekdako Padang

Kamis, 17 Juni 2021 : 17.01

 

Adib Alfikri.

Padang, Analisakini.id-Delapan pejabat yang lulus seleksi membuat makalah, salah satunya adalah Adib Alfikri, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar. Bahkan dari hasil pengumuman tersebut, Adib berada di urutan kedua, setelah Hansastri (Kepala Bappeda Sumbar).

Bagaimana peluang adik kandung Gubernur Sumbar periode 2010-2021 Irwan Prayitno ini dalam kontestan calon Sekdaprov setelah mengikuti uji kompetensi dan tes kesehatan? Yang jelas tentu ada peluang, sama dengan tujuh pejabat lain.

Semuanya sudah mengikutinya uji kompetensi yang digawangi Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan tes kesehatan. Untuk selanjutnya akan dilakukan wawancara oleh tim pansel yang diketuai oleh Hamdani, staf ahli Mendagri RI.

Adib sendiri secara pengalaman jabatan, meski hanya sebentar, sudah tiga kali menduduki jabatan eselon II. Dua kali di Pemprov Sumbar dan sekali di Pemko Padang. Di Pemprov Sumbar sebelum menduduki Kepala Dinas Pendidikan, Adib adalah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar.

Sukses duduk sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sumbar setelah unggul dalam lelang jabatan di sana pasca pensiunnya pejabat lama Burhasman Bur. Meski unggul dalam perebutan kursi pimpinan 'OPD' yang kelola dana cukup besar ini, tapi tetap saja ada suara miring yang dialamatkan ke Adib.

Adib dilantik oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, pada 3 Juli 2018. Jabatan ini kosong setelah pejabat lama Priadi Syukur pensiun terhitung 1 Juli 2018, dan tidak dilakukan pelelangan jabatan, melainkan job fit. Dalam aturan dibolehkan.

"Pak Adib Alfikri merupakan orang yang berpengalaman dalam mengurus pemuda dan olahraga. Statusnya Pegawai Pemprov Sumbar yang sempat dipinjamkan ke Pemko Padang dengan menduduki jabatan eselon 2, balik lagi ke provinsi dengan status Kadispora Sumbar yang juga eselon 2. Insya Allah amanah dalam menjalankan tugas," ujar Gubernur Irwan Prayitno dalam sambutannya saat pelantikan.

Benar, Adib memang hampir tiga tahun mengabdi di Pemko Padang sebagai pejabat eselon II. Dilantik sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Padang pada Rabu, 2 September 2015 oleh Wawako Padang Emzalmi. Kemudian perubahan nomenklatur OPD, Dispenda menjadi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Adib kembali dikukuhkan pada 28 Desember 2016.

Sebelumnya Adib adalah sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar. Dan saat itu juga menjadi Ketua KNPI Sumbar. Tegasnya, kursi jabatan eselon II sudah tiga kali (empat kali kalau dihitung dari prosesi pelantikan sebagai pejabat eselon II) diduduki Adib. 

Saat bertugas sebagai pejabat eselon II di Pemko Padang, karena sudah terbiasa bersentuhan dengan dunia politik (apalagi pernah menjadi Ketua KNPI Sumbar), Adib pun sempat disebut-sebut maju di Pilkada Padang mendampingi Mahyeldi. Tapi akhirnya mentah, Mahyeldi akhirnya berpasangan dengan Hendri Septa dan sukses memenangkan Pilkada.


Saat kursi Sekdako Padang kosong, setelah Asnel pensiun, nama Adib juga disebut-sebut dan ada juga dari kalangan internal PKS mendorong untuk maju sebagai Sekdaprov. Dalam perjalanan, entah dilirik Mahyeldi entah tidak, yang jelas yang gol itu adalah Amasrul. Amasrul sebelumnya adalah Kepala Dinas Sosial Padang.

Banyak kabar beredar dan macam-macam pula yang berkembang atas 'tidak dipakainya' Adib oleh Mahyeldi sebagai Sekdako Padang. Tapi yang namanya kabar, bisa saja benar, bisa saja tidak.

Sekarang Adib ikut seleksi calon Sekdaprov. Putra Kuranji kelahiran 13 April 1973 ini, sudah memperlihatkan hasil memuaskan saat tes membuat makalah. Tes kompetensi dan tes kesehatan juga sudah. Tinggal menunggu hasilnya lagi setelah dilakukan wawancara oleh tim pansel.

Meski penuhi persyaratan, dari segi kepangkatan, Adib baru IVc. Delapan pejabat yang lolos, tiga orang berpangkat IVc dan lima orang berpangkat IVd. Tapi Adib berpengalaman dan memahami dunia politik. Pernah pula diamanahkan jadi Pjs. Bupati Padang Pariaman.

Jabatan Sekdaprov juga bersentuhan dengan politik karena menjadi orang terdepan Gubernur dan Wagub dalam membangun kemitraan dengan DPRD Sumbar. Lantas bagaimana peluang Adib?  Belum bisa jawabkan? Sama. Yuk, kita lihat saja perkembangannya (effendi)


Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved