arrow_upward

Gagal di Piala Eropa 2020, Timnas Prancis Kena Kutukan Karim Benzema?

Tuesday, 29 June 2021 : 14:48

 

Karim Benzema penyerang Prancis di Piala Eropa 2020. (Foto: REUTERS/Franck Fife)

Padang, Analisakini.id-Tim Nasional (Timnas) Prancis gagal keluar sebagai juara Piala Eropa 2020. Langkah Les Bleus -julukan Prancis– terhenti di 16 besar Piala Eropa 2020 setelah kalah adu penalti 4-5 dari Swiss. Sekarang yang jadi pertanyaan, Prancis tersingkir dini di Piala Eropa 2020 karena terkena kutukan Karim Benzema?

Benar, Karim Benzema merupakan mesin gol Prancis di Piala Eropa 2020. Dari empat pertandingan, penyerang keturunan Aljazair ini mengoleksi empat gol, hanya terpaut satu bola dari top skor sementara, yakni Cristiano Ronaldo (Portugal).

Sayangnya, kehadiran Karim Benzema justru menurunkan prestasi Timnas Prancis. Padahal, ketika Karim Benzema absen membela Timnas Prancis di Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018, performa Les Blues -julukan Prancis– masuk kategori luar biasa.

Prancis finis runner-up Piala Eropa 2016. Saat itu, Prancis kalah di laga puncak dengan skor 0-1 oleh Portugal.

Selang dua tahun, Prancis membalas tuntas kegagalan di Piala Eropa 2016. Mentas di Piala Dunia 2018, Prancis keluar sebagai juara setelah menang 4-2 atas Kroasia.

Lantas, kenapa Karim Benzema tidak dipanggil Prancis di Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018? Saat itu, Karim Benzema tidak dipanggil karena tersandung masalah di luar lapangan, tepatnya kasus pemerasan video mesum yang melibatkan mantan gelandang Timnas Prancis, Mathieu Valbuena.

Akibatnya, pelatih Prancis Didier Deschamps tidak membawa serta Benzema dan Valbuena dalam sejumlah turnamen besar yang dijalani Prancis. Hasil di Piala Eropa 2020 semakin menegaskan bahwa Karim Benzema menghadirkan kutukan bagi Prancis.

Sebab,tiap kali Karim Benzema membela tim nasional senior Prancis, Les Blues tidak pernah menjadi juara. Siklus itu dimulai di Piala Eropa 2008. Saat itu, Prancis yang dibela Karim Benzema hanya lolos ke perempatfinal.

Kemudian berlanjut ke Piala Dunia 2010 (fase grup), Piala Eropa 2012 (perempatfinal) dan Piala Dunia 2014 (perempatfinal). Jadi, karena fakta di atas, jika masih menangani Prancis, akankah Didier Deschamps tetap memanggil Karim Benzema di turnamen-turnamen ke depan?

Beredar kabar, Didier Deschamps menghentikan kontraknya yang tersisa hingga akhir 2022. Kemudian, posisi mantan Pelatih Juventus ini digantikan eks juru taktik Real Madrid, Zinedine Zidane. (sumber okezone.com)

Bagikan

Saat ini 0 komentar :

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved