arrow_upward

Puluhan Mahasiswa Demo Desak Bupati Pasbar Tuntaskan Fasilitas Pendidikan dan CSR

Saturday, 8 May 2021 : 04:57

 


Pasaman Barat, Analisakini.id-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pasaman Barat (AMPB), berunjuk rasa ke Pemerintah Kabupaten setempat. Mereka mendesak Bupati dan Wakil Bupati untuk menuntaskan terkait Pasilitas Kesehatan, Pendidikan dan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

"Kami menilai Bupati dan Wakil Bupati belum mampu mensejahterakan masyarakat. Buktinya, sampai sekarang belum mengoperasikan Rumah Sakit Pratama Ujung Gading. Padahal, bangunanya sudah lebih setahun selesai," kata orator demo, Agung, Jumat (7/5/2021) di halaman kantor Bupati Pasaman Barat.

Sambil berorasi, AMPB juga membawa spanduk bertuliskan tuntutan, diantaranya, "Apa kabar Bupati Pasbar, Dana CSR kemana?",lalu "SD Negeri 26 Lembah Melintang Merindukanmu" dan "RS Pratama Ujung Gading penuh misteri".

"Bupati dan Wakil Bupati harus tegas dan segera operasikan RS Pratama dan tindak tegas realisasi dan tarnsparansi dana CSR perusahaan yang ada di Pasaman Barat," ujarnya.

Selain itu, mahasiswa juga meminta Bupati dan Wakil Bupati agar memberikan perhatian serius terhadap SD Negeri 26 Lembah Melintang. "Tinjau dan lihat kondisinya," tegas Agung.

Sementara Wakil Bupati Pasaman Barat, H. Risnawanto. SE yang didampingi Sekda Pasbar, Yudesri. S. IP. M. Si dan beberapa OPD serta pihak keamanan TNI dan Polri yang menemui langsung para pendemo mengatakan siap menindaklanjuti aspirasi tersebut sesuai mekanisme yang ada. Berhubung Bupati ada dinas luar, maka sayalah yang mewakilinya sekarang.

"Terkait tuntutan ini, kami akan rapatkan dulu dengan Bupati, baru ditindak lanjuti. Karena, ini bisa ditindak lanjuti setelah duduk bersama," ujarnya.

Dari pantauan Analisakini.id, unjuk rasa yang digelar oleh AMPB tersebut dalam cuaca hujan, namun itu tidak menggoyahkan niat mereka dalam menyampaikan aspirasi.

Saat unjuk rasa itu berlangsung, ada sedikit ketegangan. Karena, tuntutan mereka merasa dimainkan atau tidak ada keputusan. Namun, semuanya berujung damai, hingga unjuk rasa selesai. (bis)

Bagikan

Saat ini 0 komentar :

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved