arrow_upward

Jelang Muswil PPP, Sejumlah Tokoh Publik Menguat Jadi Ketua DPW PPP Sumbar

Friday, 21 May 2021 : 18:02

 

Maidestal Hari Mahesa

Padang, Analisakini.id- Jelang Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Persatuan Pembangunan Sumatera Barat, Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Sumatera Barat mengimbau Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP fokus pada pembangunan dan konsolidasi partai. Muswil PPP Sumatera Barat sendiri digelar di Padang 24 -25 Mei mendatang.

Ketua PW GPK Sumbar , Maidestal Hari Mahesa mengatakan saat ini momentum konsolidasi di tubuh PPP saat Muswil. Siapapun yang terpilih menjadi nahkoda PPP Sumbar kedepan harus fokus pada pembangunan dan memperkuat partai agar jangan seperti pileg tahun 2019. Raihan kurdi di DPRD Sumbar berkurang 50 persen dari 8 kursi  pada Pileg 2014 menjadi 4 kursi pada Pileg 2019, termasuk di beberapa kabupaten/kota, raihan suara PPP menukik ke bawah.


"Ini disebabkan banyak faktor seperti jelang Pileg dan Pilpres. Adanya dualisme yang berkepanjangan, isu dan fitnah tentang partai berlambang Kabah, adanya musibah lainnya menyangkut tokoh PPP, ditambah faktor terimbas nya dengan Prabowo efek serta kinerja dari kepengurusan yang kurang maksimal dan hal lainnya. Tentu ini harus menjadi bahan evaluasi untuk pengurus ke depan," terang Ketua DPC PPP Kota Padang ini.


Menurut Esa, sapaan akrab Maidestal Hari Mahesa, sekarang saatnya PPP bangkit dan memperkuat diri. Apalagi partai-partai lain sudah memanaskan mesin politik menjelang Pilkada maupun Pilpres ke depan.


"Pengurus ke depan kinerja pengurus wajib ditingkatkan dan harus melibatkan semua pihak termasuk organisasi sayap partai merupakan keharusan. Tujuannya adalah meningkatkan elektabilitas PPP di mata masyarakat. Perekrutan anggota dan tentunya juga bakti serta kerja partai maupun kinerja anggota DPR RI , DPRD Provinsi, kabupaten/kota kepada masyarakat harus nyata dan terukur," terangnya.


Mahesa mengatakan saat ini ada beberapa kader yang menguat menjadi kandidat calon Ketua PPP Sumbar, antara lain Iraddatilah sekarang menjabat sebagai Wabup Sijunjung, Fetris Oktri Hardi mantan anggota DPRD Sumbar, DPRD Pasaman dan DPRD Pasaman Barat, dan dari para senior ada DR. Syukriadi Syukur,M.PD , Muhammad Iqbal ,SE,M.Com anggota DPR RI tiga periode dapil SumBar 2 , anggota DPRD Sumbar seperti Daswipetra Dt Manjinjing Alam, Imral Amdenansi, dan lainnya dan banyak lagi kader PPP.


Dari eksternal partai disebut juga ada Rizki Kurniawan Bakari,S.S sekarang Wabup 50 kota, Erwin Yunaz Wakil Walikota Payakumbuh, Nofi Chandra yang saat pilkada kemaren diusung PPP, H.Fadly Amran,B.B.A Walikota Padang Panjang dan bisa juga Dr.H.Fauzi Bahar yang bisa dirangkul.dan banyak tokoh eksternal lainnya yang bisa juga diajak untuk bergabung serta banyak lagi tokoh muda serta mumpuni yang jika diberi ruang dan berkeinginan untuk bergabung ke PPP jika mempunyai visi misi serta sesuai dengan AD/ART.


Ketika ditanyakan tentang santernya nama Audy Joinaldy yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumbar, Mahesa menjawab; sepertinya beliau tidak karena sudah sebagai salah seorang Ketua DPP PPP dan mendapat tanggung jawab dan amanah pemenangan wilayah Sumatera.

"Infonya beliau akan fokus dengan amanah tersebut.tapi tak tahu juga ya, jika DPP atau pun rekan rekan dan pastinya beliau sendiri punya keputusan lain nantinya, termasuk dengan Ketua DPW PPP Sumbar saat ini, Hariadi," katanya.

Semua sambung Esa

yang menurut Esa,tergantung formatur karena sistem yang digunakan adalah sistem formatur yang terdiri dari 1 DPP yang secara otomatis masuk menjadi formatur, 1 utusan DPW yang dipilih dan juga dipilihnya 5 orang dari kabupaten/kota.


Mahesa mengatakan banyaknya kader serta tokoh yang muncul di Muswil ini menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan PPP Sumbar di bidang pendidikan politik dan kaderisasi.


Entah siapapun nanti yang akan menjadi ketua PPP Sumbar kedepannya, PPP harus ambil momentum dengan adanya posisi kader PPP sebagai Wakil Gubernur Sumatera Barat . PPP Sumbar harus bangkit jika tidak ingin hanya sebagai label Partai Tua  jadi pemimpin DPW ke depan harus jelas strategi,visi, misi dan inovatif dalam membentuk kepengurusan DPW secara profesional dan kreativitas dan pastinya loyal kepada partai.(***)


Bagikan

Saat ini 0 komentar :

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved