arrow_upward

Kapal Selam TNI Hilang Kontak, Guspardi Gaus : Semoga Semua Awak Kapal Selamat

Jumat, 23 April 2021 : 23.46

 

Drs.H.Guspardi Gaus,M.Si.

Jakarta, Analisakini.id-Anggota DPR dari Fraksi PAN Guspardi Gaus menyampaikan rasa prihatin terkait kapal selam KRI Nanggala-402  milik TNI Angkatan Laut yang hilang kontak saat melakukan latihan di perairan Bali. Hingga Jumat (23/4/2021) ini, upaya pencarian masih dilakukan. 

Sampai saat ini kapal selam itu masih belum ditemukan, meski titik koordinat telah terdeteksi. TNI dan seluruh pihak terkait harus fokus mengerahkan semua kekuatan guna pencarian KRI Nanggala-402. Agar misi pencarian dan penyelamatan bisa menemukan titik terang dan menghasilkan yang terbaik. Semoga semua awak kapal yang berjumlah 53 orang ditemukan dalam keadaan selamat. 

Legislator asal Sumbar ini menyatakan TNI AL perlu melakukan penyelidikan lebih dalam tentang penyebabnya insiden kapal selam ini. Selanjutnya evaluasi, apakah karena faktor kapal selam yang sudah termakan usia, perawatan yang kurang maksimal atau faktor lainnya. Menurut informasi KRI Nanggala-402 buatan Jerman ini telah berusia sekitar 42 tahun tetapi masih tetap beroperasi. Sementara, batas aman operasional kapa selam diketahui sekitar 20-30 tahun. 

"Dengan kejadian ini, harusnya bisa dijadikan momentum guna melakukan peremajaan dan modernisasi terhadap alusista milik TNI. Karena sebagai salah satu negara kepulauan terbesar dunia, sudah sepatutnya Indonesia memiliki kapal selam dan alutsista lain yang modern dan canggih ," tutur politisi PAN itu. 

Sekarang ini, tentu pengerahan segenap kekuatan sebagai upaya yang intensif dan maksimal harus dilakukan TNI dan pihak terkait lainnya dalam misi mencari dan menemukan KRI Nanggala-402. Semua pihak diharapkan bisa bersabar menunggu berita dari TNI dan jangan berspekulasi sehingga menimbulkqn sumpang siur dan memperkeruh suasana. 

"Kita percayakan pada tim yang dibentuk oleh TNI untuk bekerja secara maksimal dalam upaya melacak dan menemukan keberadaan kapal selam 406 ini, " pungkas anggota Komisi II DPR RI tersebut. 

Sebelumnya dikabarkan, TNI menggandeng Australia, Singapura, dan Malaysia dalam proses pencarian kapal selam KRI Nanggala-402. Bantuan dari negara tetangga ini diperkirakan paling cepat tiba pada Sabtu, 23 April 2021. 

Selain itu,  proses pencarian juga melibatkan beberapa KRI hingga Basarnas, KRI Raden Eddy Martadinata-313, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, serta KRI Diponegoro-365.

Dalam proses pencarian ini, tim sempat menemukan sejumlah tanda yang mungkin mengindikasikan keberadaan KRI Nanggala-402 yaitu berupa tumpahan minyak di atas permukaan di sekitar area hilangnya kapal.(***)

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved