arrow_upward

Pada Rakorbang Provinsi, Plt Walikota Sampaikan Usulan Pembangunan Kota Padang

Kamis, 11 Maret 2021 : 19.43

 

Plt. Walikota Padang Hendri Septa diskusi dengan Gubernur Mahyeldi dan Wagub Audy Joinaldy. (humas)

Padang, AnalisaKini.id- Plt Walikota Padang Hendri Septa menyampaikan Usulan Pembangunan Kota Padang melalui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Sumatera Barat 2022. 

Hal tersebut disampaikan Hendri Septa saat mengikuti Rapat Koordinasi Perencanaan Pembangunan (Rakorenbang) Tahun 2021 bersama Gubernur dan Bupati/Walikota se- Sumatera Barat, di Auditorium Gubernur, Rabu (10/3/2021).

Rapat dalam rangka Sosialisasi Program/Kegiatan Pembangunan Provinsi Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat tersebut dipimpin Gubernur Sumatera Barat H.Mahyeldi Ansharullah bersama Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy dan Kepala Bappeda Sumbar, Hansastri. 

Pada rapat tersebut, Plt Walikota Padang menyampaikan berbagai usulan melalui RAPBD Provinsi Sumatera Barat yang disesuaikan dengan visi misi Kota Padang 2019-2024.

Di antara usulan tersebut di bidang pendidikan dan kesehatan; membangun sekolah baru di lokasi blank spot, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan pemeriksaan laboratorium Covid-19. 

Di bidang pariwisata; pembangunan lanjutan pedistrian pantai air manis, pembuatan jembatan lokasi malin kundang, pembuatan kios pedagang dan pembangunan jalan setapak ke pulau pisang ketek. 

Sementara itu untuk jalan lingkungan, lanjut Plt Wako, diusulkan pembangunan jalan lingkungan sepanjang 5,3 km, di Kelurahan Balai Gadang, Tabing Banda Gadang, Padang Sarai, dan Anduring. Sementara untuk drainase diusulkan sepanjang 2,8 Km pada kelurahan yang sama. 

Lebih lanjut dikatakan, untuk Rumah Tidak Layak Huni diusulkan 300 unit di Kecamatan Kotoh Tangah, Pauh, Kuranji, Lubeg dan Padang Barat. Sementara untuk pengelolaan limbah domestik juga diusulkan pembangunan tengki Septik skala individu perkotaan 800 unit di Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Bungus Barat, Balai Gadang dan Teluk Kabung Selatan. 

Untuk kebencanaan diusulkan pembangunan stasiun pompa pengendalian banjir di Danau Cimpago, Kali Mati, Lolong dan Rawang, dan normalisasi Sungai Batang Arau.

"Total usulan yang kami sampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui RAPBD ini adalah Rp850 miliar lebih. Ini adalah harapan kami kepada bapak gubernur dan wakil gubernur agar bisa dimasukkan kedalam RAPBD Sumbar 2022 nantinya," ungkap Hendri.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat mengatakan, setiap usulan yang disampaikan oleh Plt Walikota Padang tersebut akan diusahakan untuk diakomodir terutama mengenai pariwisata, karena hal tersebut sangat berhubungan dengan pengendalian Covid-19.

"Ketika kita mampu mengendalikan Covid-19, maka itu dapat menjadi kunci untuk pembangunan ekonomi masyarakat Sumatera Barat. Maka dari itu setiap kabupaten/kota yang telah memiliki kongsi Covid-19 harus dimaksimalkan lagi," ucap Gubernur. 

Senada dengan itu, Wakil Gubernur Sumatera Provinsi Sumatera Barat Audy Joinaldi mengatakan, pada prinsipnya setiap usulan yang disampaikan tersebut akan diakomodir melalui rapat koordinasi bersama kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

"Terkait usulan yang disampaikan saya tidak banyak berkomentar, karena disamping saya ada Pak Gubernur yang juga merupakan Wali Kota Padang sebelumnya. Beliau lebih banyak mengetahui," ungkap Wagub muda itu.

Hadir mendampingi Plt Walikota Padang Hendri Septa, Sekda Kota Padang Amasrul, Asisten Pembangunan dan Perekonomian Endrizal, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Hermen Peri, Inspektur Kota Padang Andri Yulika, dan pimpinan OPD di lingkungan Pemko Padang. (do)



Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved