arrow_upward

Benni Warlis Resmi Jadi Komut Bank Nagari

Rabu, 17 Maret 2021 : 18.39

 

Gubernur H. Mahyeldi bersama para pemegang saham , Komut dan Komisaris Independen Bank Nagari periode 2021–2024, Dewan Komisaris Bank Nagari periode 2018-2021, dan Direksi Bank Nagari. (ist)

Padang,AnalisaKini.id- Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Nagari yang berlangsung, Selasa (16/3/2021) malam, di Hotel Mercure Padang, menetapkan Benni Warlis sebagai Komisaris Utama (Komut) Bank Nagari periode 2021–2024.

Dalam RUPS LB yang dihadiri para pemegang saham dari kabupaten dan kota, termasuk Gubernur Sumbar H. Mahyeldi juga menetapkan Manar Fuadi sebagai Komisaris Independen.

Dengan penetapan Benni Warlis dan Manar Fuadi, sebagai Komut dan Komisaris Independen, maka  RUPS LB juga memberhentikan dengan hormat Dewan Komisaris Bank Nagari periode 2018-2021, yaitu Hamdani (Komisaris Utama), Nazwar Nazir (Komisaris Independen), Zulhefi (Komisaris), Yondrival (Komisaris).

Masa jabatan Dewan Komisaris Bank Nagari itu terhitung sejak ditutupnya rapat dan berakhir pada 16 Maret 2024.

Benni Warlis.

Benni Warlis adalah birokrat dan kini Asisten II (Bidang Ekonomi dan Pembangunan) Setdaprov. Sedangkan Manar Fuadi sebelumnya  adalah Direktur Dana Pensiun Bank Nagari dan mantan Pemimpin Cabang Utama Bank Nagari.

Penetapan Benni dan Manar di Dewan Komisaris Bank Nagari melalui proses yang cukup panjang. Sebelumnya, ada delapan nama dari dua belas calon, berhasil lolos seleksi Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) Calon Anggota Komisaris Bank Nagari.

Ketua Panitia Seleksi Anggota Komisaris PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat (BPD) Sumbar periode tahun 2021-2024, Alwis dalam keterangannya Senin (28/12) menyebutkan, Gubernur Sumbar pada 30 November melalui keputusan nomor 500-639-2020 lalu sudah menetapkan PT Total Inti Solution sebagai Lembaga Konsultan Independen sebagai pelaksana UKK atau asesmen terhadap 12 bakal calon anggota komisaris Bank Nagari.

Rangkaian kegiatan atau asesmen tersebut, menurut Alwis terdiri dari tes psikologi, pembuatan makalah dan uji keahlian, wawancara berbasis kompetensi dan panel wawancara teknis. “Kegiatan UKK dihadiri oleh 12 calon yang yang telah lulus seleksi administrasi sebelumnya,” kata Alwis.

Adapun delapan calon komisaris yang lulus seleksi UKK, dan berhak mengikuti seleksi  untuk tahap selanjutnya adalah Benni Warlis, Manar Fuadi, Rosail Akhyari Pardomoan, Oskar, Irsad, Edrizanof, Armeyn dan Hendri. Setelah itu, muncul tiga nama yaitu Benni Warlis, Manar Fuadi dan Oskar. Tiga nama ini diserahkan ke OJK hingga akhirnya dua nama lolos, Benni Warlis dan Manar Fuadi. 

Karena komisaris BN tidak lagi empat orang, tapi tiga orang (satu mewakili pemerintah dan dua independen), maka untuk mengisi satu kursi lagi, diajukan lagi satu nama untu dilakukan fit and proper test. Satu nama yang diusulkan itu tiga dari nama yang sudah lulus UKK yaitu, Hendri, Edrizanof dan Armeyn. 

Sedangkan Rosail Akhyari dan Irsad yang juga lolos UKK, tidak akan diajukan karena mereka adalah pejabat pemprov dan pejabat pemprov sudah diwakilkan kepada Benni Warlis yang sudah lulus tahapan tes hingga ke OJK. (***)


Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved