arrow_upward

Bank Nagari dan Pemko Padang Kerja Sama dalam Pengelolaan Dana BLUD Puskesmas

Wednesday, 24 February 2021 : 22:28

 

Bank Nagari  menyerahkan bantuan satu unit ambulans  kepada DKK Padang dan satu unit mobil operasional  kepada RSUD dr. Rasidin. Tampak dalam gambar Walikota Mahyeldi , Dirut dan Direktur Keuangan Bank Nagari, M. Irsyad dan Sania Putra,Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumbar Iman Suriansyah Nurdin, serta pejabat terkait. (ist)

Padang, AnalisaKini.id - Bank Nagari bersama Pemko Padang melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) pengelolaan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) puskesmas se-Kota Padang, Rabu (24/2/2021).

Dalam kegiatan yang digelar di Palanta Rumah Dinas Walikota Padang, Bank Nagari juga menyerahkan bantuan satu unit ambulans Toyota Innova kepada Dinas Kesehatan Kota Padang dan satu unit mobil operasional Toyota Innova kepada RSUD dr. Rasidin untuk mobilisasi kemudahan pasien dalam berobat. Bantuan dua mobil tersebut merupakan wujud dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Nagari di bidang kesehatan.

Dalam acara tersebut, Bank Nagari juga melaunching QRIS puskemas se-Kota Padang. Kegiatan ini dihadiri antara lain  Dirut Bank Nagari Muhamad Irsyad, Direktur Keuangan Bank Nagari Sania Putra, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat Iman Suriansyah Nurdin, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani Hamid, Direktur RSUD Rasidin, Pemimpin Divisi Sekper Bank Nagari Idrianis, Pemimpin Bank Nagari Cabang Pasar Raya  Syafrizal CH, Pemimpin Bank Nagari Cabang Siteba Donni Agusta.

Dirut Bank Nagari Muhamad Irsyad mengatakan, pada  16 Februari 2021 telah dilakukan webinar bersama Bank Indonesia dengan pimpinan pihak rumah sakit dan puskesmas se-Sumatera Barat terkait perluasan implementasi QRIS pada rumah sakit dan puskesmas di Sumatera Barat.

Dirut mengatakan, tindak lanjut dari webinar tersebut, Bank Nagari bersama Pemko  Padang mewujudkannya dengan melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama pengelolaan dana BLUD puskesmas sekaligus launching QRIS untuk RSUD dan seluruh puskesmas se-Kota Padang.

"Ini kota pertama di Sumbar yang mengimplementasikan QRIS pada layanan kesehatan RSUD dan puskesmas. Semoga bisa menjadi contoh untuk suluruh layanan kesehatan di Sumbar dan melakukan kerjasama ini,"sebutnya.

Disebutkan, pada 2020 di masa pandemi Covid-19, transaksi digital Bank Nagari mengalami peningkatan sebesar 40%. Hal ini menunjukkan masyarakat sudah mulai aware dengan transaksi digital.

"Salah satu layanan digital terbaru Bank Nagari yang diluncurkan pada 14 Maret 2020 adalah layanan QRIS. Dimana QRIS adalah standar nasional QR Code yang ditetapkan Bank Indonesia untuk memfasilitasi transaksi pembayaran di Indonesia,"jelas M. Irsyad.

Adapun keunggulan menggunakan QRIS adalah mengakomodir perubahan perilaku  masyarakat yang beralih ke transakasi non tunai  (cashless), tidak bersifat eksklusif hanya kepada 1 bank, artinya dengan satu QR dapat discan oleh semua aplikasi seperti Nagari Mobile Banking, Gopay, OVO, Dana, atau aplikasi bank lainnya. Prosesnya hanya memakan waktu 13 detik dan langsung respon.

"Selain itu dengan QRIS juga dapat mengurangi risiko penularan Covid-19 dengan meminimalisir kontak fisik dengan uang tunai,"ungkapnya.

Selain launching QRIS untuk RSUD dan seluruh Puskesmas Se-Kota Padang, dalam kegiatan tersebut Bank Nagari yang memiliki aset Rp26 triliun juga menyerahkan bantuan CSR berupa Satu unit ambulans  kepada Dinas Kesehatan Kota Padang serta satu unit mobil operasional berupa Toyota Innova kepada RSUD dr. Rasidin.

Sementara itu Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi penandatanganan kerjasama antara Pemko dan Bank Nagari dalam peluncuran penggunaan QRIS di seluruh puskesmas di Kota Padang. 

"Jadi dalam PKS ini terdapat sebanyak 23 puskemas di seluruh kota Padang yang sudah bisa menggunakan QRIS untuk layanan kesehatan khususnya dalam transaksi dengan pasien," jelasnya. 

Ia menambahkan, Pemko Padang sangat mendukung penggunaan QRIS di instansi pemerintahan karena mendukung kebijakan Bank Indonesia (BI) untuk memperbanyak fasilitas-fasilitas pembayaran non tunai. 

"Nah QRIS ini salah satu untuk mewujudkan itu. Masyarakat bisa mengakses di handphone masing-masing dalam proses transaksi khususnya saat ini di layanan kesehatan," ungkapnya. 

Mahyeldi menyebutkan, penggunaan QRIS di puskesmas juga bisa memaksimalkan pendapatan Pemko Padang sehingga lebih efisien dan memudahkan masyarakat dalam proses pembayaran. 

Kemudian Mahyeldi mengucapkan terima kasih kepada Bank Nagari yang telah menyerahkan CSR mereka berupa satu unit mobil ambulans kepada Dinkes Kota Padang dan satu unit mobil operasional untuk RSUD dr. Rasidin Padang. 

"Tentunya bantuan CSR ini sangat bermanfaat bagi kami dalam memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kota Padang apalagi saat ini Kota Padang sedang berupaya mengendalikan pandemi Covid-19," tukasnya.(***)


Bagikan

Saat ini 0 komentar :

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved