arrow_upward

Komisi II DPR Tetapkan 9 Nama Komisioner Ombudsman RI 2021-2026 , Ini Nama-namanya

Thursday, 28 January 2021 : 21:21
Drs. H. Guspardi Gaus, M.Si

Jakarta, AnalisaKini.id-Anggota komisi II DPR Guspardi Gaus menyatakan fraksi-fraksi yang ada di komisi II telah memilih dan menetapkan sembilan nama komisioner Ombudsman Republik Indonesia (ORI) periode 2021-2026 dalam rapat musyawarah mufakat Komisi II DPR RI hari ini, Kamis, (28/1/2021). 

Penetapan sembilan nama komisioner Ombudsman ini merupakan tindak lanjut surat Presiden Joko Widodo nomor R/46/presiden/12 tahun 2020 pada 2 Desember 2020. 

Presiden menyampaikan 18 nama kepada DPR untuk dilakukan uji kelayakan dan kepatutan (Fit and Proper Test)  kepada calon anggota Ombudsman Republik Indonesia Masa Jabatan 2021-2026. 

Komisi II telah selesai melakukan uji kelayakan dan kepatutan (Fit and Proper Test) kepada calon anggota Ombudsman Republik Indonesia  selama 2 hari berturut-turut pada 26 dan 27 Januari 2021. 

"Sebelumnya juga telah mengadakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia dan Ketua LSM Pemerhati Pelayanan Publik, guna mendapatkan masukan terkait calon anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI), "terang Legislator PAN ini.

Legislator dapil Sumbar 2  itupun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak sehingga rapat penetapan komisioner ORI berjalan lancar melalui musyawarah dan mufakat. Rapat yang dipimpin oleh Dolly Kurnia Tanjung sebagai ketua Komisi II telah menetapkan dan memutuskan sembilan nama yang menjadi komisioner Ombudsman Republik Indonesia Masa Jabatan 2021-2026 pada Kamis ( 28/1). 

Ke sembilan nama yang terpilih ini akan diserahkan kepada Pimpinan DPR RI untuk disahkan dalam rapat Paripurna.  Selanjutnya akan dilantik oleh Presiden paling lambat 14 hari  kerja sejak tanggal surat diterima presiden dari pimpinan DPR RI. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia

Guspardi pun berharap kesembilan nama yang terpilih tersebut memenuhi kriteria, memiliki pengalaman di bidang pelayanan publik, kepemimpinan dan manajerial serta berintegritas. 

Terpenting, sebut Guspardi, mereka yang terpilih tetap menjaga independensi ketika menjalani Tupoksinya sebagai komisoner Ombudsman Republik Indonesia.

Keberadaan Ombudsman Republik Indonesia harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Senantisa meningkatkan mutu pelayanan publik yang diberikan oleh lembaga negara menjadi lebih efektif, efisien dan bersih. 

"Sebab dengan begitu, Ombudsman dapat menciptakan dan meningkatkan upaya pemberantasan dan pencegahan praktik mal administrasi, diskriminasi, KKN, serta mewujudkan negara hukum yang demokratis, adil, dan sejahtera," pungkas Anggota Baleg DPR tersebut. (***)


Bagikan

Saat ini 0 komentar :

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Analisa Terkini - All Rights Reserved