arrow_upward

Baru 64 Paket Pekerjaan Masuk LPSE Sumbar

Thursday, 28 January 2021 : 20:29


Doni Rahmat Samulo

Padang, AnalisaKini.id
- Hingga kini, baru 64 paket pekerjaan yang baru masuk di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sumatera Barat. 64 paket tersebut berasal dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Hal itu disampaikan Kepala Biro Administrasi Pengadaan Pengelolaan Barang Aset dan ULP Sumatera Barat Doni Rahmat Samulo, Kamis (28/1/2021) di Padang, pihaknya suda membentuk tiga kelompok kerja (pokja) terkait dengan proses pelelangan pekerjaan tersebut dan sudah bekerja sesuai tupoksi masing-masing.

Disebutkan, paket-paket sudah banyak yang masuk khususnya masalah makan minum rutin dan tenaga kerja sopir, keamanan dan membersihan. Untuk paket dari dinas-dinas juga sudah banyak.

"Yang baru masuk ada 64 paket pekerjaan yang dilelang. Rinciannnya, barang/jasa lainnya sebanyak 36 paket, konstruksi 11 paket dan konsultan/pengawasan 17 paket. Khusus konstruksi yang masuk baru dari Dinas PUPR," sebutnya.

Dia menyebut paket yang dilelang tergantung dengan kecepatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengusulkan pada Unit Layanan Pengadaan (ULP). Sedangkan rentang waktu diperlukan untuk dapat melelang satu paket kegiatan relatif, tergantung dengan pola lelang yang diinginkan OPD. 

"Semua jangka waktu tersebut mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 54/2015 tentang Pengadaan Barang dan Jasa. Karena ada lelang cepat, yang hanya membutuhkan waktu 1 minggu, lelang prakualifikasi dan pascakualifikasi," katanya didampingi Kabang Pengadaan Barang dan Jasa, Zulkarnaini.

Namun secara umum dengan kondisi normal, waktu dibutuhkan untuk melelang 1 paket kegiatan hanya 1 bulan. Kemudian, ada masa evaluasi yang tidak ditentukan Perpres.  Masa evaluasi ini akan cenderung lebih lama, jika jumlah paket yang dimasukkan oleh OPD melebih jumlah kelompok kerja (Pokja). 

"Jadi ketika OPD memasukan bahannya sekaligus untuk sebanyak 30 paket, sementara jumlah Pokjanya tetap sama, jelas ini memakan waktu lebih di waktu evaluasi. Kemudian juga bergeser pada waktu penetapan pemenang," ujarnya. (***)

Bagikan

Saat ini 0 komentar :

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Analisa Terkini - All Rights Reserved