arrow_upward

Peti Mati Rossi di Pundak Skuad Juara Piala Dunia 1982

Sunday, 13 December 2020 : 22:09

 

Saat anggota skuad timnas Italia 1982 membawa peti mati Paolo Rossi./foto/corrieredellosport

Vicenza, AnalisaKini.id- Meninggalnya Paolo Rossi mungkin seheboh saat sepak bola kehilangan Diego Maradona, beberapa waktu lalu. Tapi, bagi rekan satu timnya di Piala Dunia 1982 , meninggalnya Rossi adalah kehilangan besar. Ini terlihat dari kehadiran anggota skuad timnas Italia di Piala Dunia1982  saat pemakaman Rossi.

Adalah rekan satu tim Rossi di Piala Dunia 1982 yang mengangkat peti mati penyerang berusia 64 tahun tersebut. Di pundak rekan setimnya, saat juara 1982, peti mati Rossi melewati pintu Duomo Santa Maria Annunciata di Vicenza. Di barisan depan terlihat Marco Tardelli dan Antonio Cabrini, tepat di belakang lainnya termasuk Alessandro Altobelli. 

Rossi yang juga dipanggil dengan nama Pablito disambut nyanyian orang-orang di luar gereja: "Rossi-gol" dan "Paolo Paolo", dalam suasana haru yang luar biasa. Hadir juga Presiden Federasi Sepak bola Italia (FIGC) Gabriele Gravina. Presiden FIGC memasang jersey biru timnas Italia dengan nomor 20 di peti mati Rossi: Itulah nomor yang dibawa Pablito ke Piala Dunia di Spanyol 1982, yang dimenangkan Italia dengan golnya.

Selain itu, pemerintah Kota Perugia memberikan penghormatan kepada Rossi . Peti mati juara dunia akan disambut di area stadion Curi di Pian di Massiano dalam sebuah upacara yang "akan berlangsung dalam bentuk yang sangat tertutup". Penghormatan di lakukan pemerintah Perugia, karena Rossi pernah menjadi bagan dari tim Perugia pada musim 1979-80.

"Saya tidak hanya kehilangan rekan satu tim, tetapi seorang teman dan saudara. Bersama-sama kami berjuang, menang dan terkadang kalah, selalu bangkit bahkan saat menghadapi kekecewaan. Kami adalah bagian dari grup, grup itu, grup kami. kamu akan pergi begitu cepat, tapi kita masih akan banyak berjalan bersama, " kata Cabrin dikutip corrieredellosport. 

Legendaris AC Milan Paolo Maldini menegaskan Rossi tidak akan tergantikan dan hanya akan ada satu Rossi di sepak bola Italia. "Kematian Rossi mengagetkan saya karena tidak tahu tentang penyakitnya sehingga sangat mengejutkan. Dia mewakili sepak bola Italia, dia tidak ada bandingannya sama sekali. Rossi hanyalah dia dan saya cukup beruntung bisa bermain dengan Milan, dia di akhir karirnya dan saya masih sangat muda " tutur Maldini tentang pemain yang pernah berseragam Milan itu.

Rossi dikenang sebagai Piala Dunia 1982 karena gol-golnya. Seperti saat membuat tiga gol melawan Brasil di fase kedua penyisihan grup. Dua gol ke gawang Polandia di semifinal sebelum akhirnya membuat satu gol saat Italia mengalahkan Jerman Barat 3-1. Dia kemudian mendapat predikat top skor sekaligus pemain terbaik Piala Dunia 1982.(sindonews).



Bagikan

Saat ini 0 komentar :

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved