arrow_upward

Pendapatan Petani dan Nelayan Meningkat di Tangan Mahyeldi

Wednesday, 2 December 2020 : 19:32
Cagub Sumbar, Mahyeldi meninjau tali bandar di persawahan masyarakat. (ist).

Padang, AnalisaKini.id-Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar nomor urut 4, Mahyeldi-Audy Joinaldy adalah pasangan paling baik untuk sektor pertanian dan nelayan. Melihat rekam jejak dan pengalaman Mahyeldi maupun Audy, kedua sektor ini optimis terangkat. Tentu bermuara kepada peningkatan pendapatan petani dan nelayan di Sumbar.

Tidak heran pula setiap Mahyeldi maupun Audy mengunjungi dan diskusi dengan petani dan nelayan di banyak titik di 19 kabupaten/kota se-Sumbar, harapan petani dan nelayan itu benar-benar ditumpangkan kepada Mahyeldi-Audy. Mereka yakin, Mahyeldi-Audy pimpin Sumbar, kehidupan mereka akan lebih baik.

Datuak Satih, tokoh masyarakat Jorong Koto Tinggi, Nagari Maek, Limapuluh Kota, misalnya. Saat diskusi dengan Mahyeldi, dia berharap selain alokasi anggaran sektor pertanian mendapat porsi yang ideal dalam APBD Sumbar, juga untuk memajukan sektor pertanian harus sosok yang paham dengan pertanian secara umum.

"Buya Mahyeldi, naluri untuk memajukan pertanian tidak diragukan lagi. Apalagi kalau bicara daerah, selama ini, memang orang Luak Limapuluh (Limapuluh Kota dan Payakumbuh) tidak ada menjadi orang nomor satu, dua atau minimal urang sumando. Pilgub kali ini ada satu, Buya Mahyeldi. Inilah saatnya momen bagi urang sumando Luak Limapuluh jadi orang nomor satu di rumah bagonjong (sebutan untuk kantor gubernur), "terangnya.

Mahyeldi langsung menjawab harapan petani gambir di Maek. Mahyeldi bertekad mengalokasikan anggaran minimal 10 persen di APBD Sumbar untuk pertanian. Membuka akses jalan pertanian menjadi program utama Mahyeldi. "Rencana akses jalan pertanian itu sudah ada. Tapi, butuh dukungan dari bupati setempat," ujar Mahyeldi.

Begitu pula saat silaturahmi bersama Kelompok Tani Kampung Gurun Laweh, Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudiak, Kecamatan Batang Kapas. Pengurus dan anggota keltan kagum dengan Mahyeldi yang menjelasakan secara gamblang dan lugas menjelaskan kondisi pertanian di Sumbar saat ini. Mahyeldi memberikan tips tips bertani yang baik dan efektif di tengah pandemi ini.

"Kami tamatan Fakultas Pertanian Unand yang konsisten memperbaiki nasib petani. Kami bersama Audy Joinaldy yang juga seorang pengusaha di bidang teknologi pertanian bertekad meningkatkan pendapatan pendapatan petani. Bahkan, juga meningkatkan dana pertanian di APBD Sumbar, "kata Walikota Padang dua periode ini yang sedang cuti tersebut.

Anggota Keltan Harapan Jaya Sungai Nyalo Darul Fahmi berterima kasih atas kedatangan Mahyeldi ke Pessel dan meyakini duet Mahyeldi-Audy akan mampu meningkatkan pendapatan petani Sumbar.

Begitu pula, saat Mahyeldi bersilaturrahmi dengan masyarakat Nagari Sungai Abang, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman. Edwar, ketua kelompok tani setempat berharap Mahyeldi bisa menjadi Gubernur Sumbar. Sebab, melihat kapasitas dan pengalaman, sektor pertanian yang menyangkut hajat orang banyak, optimis terangkat.

Optimis Maju

Tak hanya Mahyeldi yang direspon positif masyarakat Sumbar, Cawagub Audy Joinaldy juga demikian. Anak muda milenial yang sukses membangun bisnis sektor pertanian di Indonesia bagian timur ini, setiap interaksi dengan masyarakat, juga terlihat tanda-tanda sebuah keoptimisan membangun sektor pertanian dalam arti luas.

Saat mengunjungi Pasar Ternak Nagari Muaro Paneh, Kabupaten Solok bersama Ajo Buset, interaksi dan keakraban terbangun. Kotoran sapi yang memenuhi jalan kawasan pasar tersebut merupakan hal biasa bagi alumnus peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini. Ciri khas Audy yang memiliki sikap dan penampilan sederhana mendapatkan sanjungan dari para pedagang sapi.

Seorang pedagang, Irfan berharap Pasar Ternak Muaro Paneh dapat lebih baik lagi di bawah kepemimpinan Audy Joinaldy kedepannya. Ia mengharapkan pasar tersebut diberikan bantuan pembangunan layaknya pasar ternak Payakumbuh.

Sama dengan Mahyeldi, hampir seluruh kabupaten/kota disambangi Audy. Diskusi, serap aspirasi dan berbagi tips. Setiap dialog, masyarakat tahu atas keberhasilan Audy membangun sektor pertanian di Indonesia bagian timur sehingga mengangkat pendapatan petani, peternak dan nelayan.

"Inilah pasangan calon Mahyeldi-Audy yang dibutuhkan untuk memajukan Sumbar lebih baik ke depan. Modernisasi dan digital pertanian menjadi penting. Anak muda Audy adalah jagonya. Perpaduan yang pas, ideal dan cocok untuk Sumbar," kata Ujang, petani dari kelompok tani (Keltan) Keltan Mekar Sari, di Nagari Kajai saat silaturahmi antara Audy dengan lima keltan di sana.

Mantan pejabat yang pernah menjadi Kepala Dinas Pertanian baik di Kabupaten Solok maupun Dharmasraya, Afdhal JP. Tamsin Dt Indo Alam menyebut, dibanding kandidat lain, Mahyeldi-Audy merupakan kandidat yang memiliku program pertanian paling lengkap, terpadu dan siap.

Berdasarkan data, jumlah nelayan di Sumbar menurut data Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar pada 2018, tercatat 60.838 orang. Sedangkan jumlah petani jauh lebih banyak lagi. Berdasarkan data BPS Sumbar yang dirilis pada 2 Januari 2019 tercatat 872.948 jiwa dan yang menggantungkan hidup di sektor pertanian sebanyak 2.751.688 jiwa atau lebih 50 persen jumlah penduduk Sumbar.

"Jadi wajar jika petani, peternak dan nelayan menaruh hati kepada Mahyeldi-Audy, karena diyakini akan mampu meningkatkan pendapatan petani, peternak dan nelayan," kata Afdhal. (***

Bagikan

Saat ini 0 komentar :

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved