arrow_upward

Padang Potensi Bisnis Besar, BRIsyariah Resmikan Kantor Cabang

Senin, 28 Desember 2020 : 16.37

 

Walikota Padang Mahyeldi bersama Direktur Bisnis Retail BRIsyariah Fidri Arnaldy dan para pejabat lainnya usai peresmian kantor cabang BRIsyariah.(ist)

Padang, AnalisaKini.id— PT Bank BRIsyariah Tbk meresmikan Kantor Cabang (KC) BRIsyariah Padang KIS Mangunsarkoro pada  Senin, (28/12/2020).

Peresmian Kantor Cabang BRIsyariah KIS Mangunsarkoro disaksikan Walikota Padang Mahyeldi, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, perwakilan OJK Provinsi Sumatera Barat, Kepala Pengadilan Militer Sumatera Barat Rony Suryandoko, dan Direktur Bisnis Ritel BRIsyariah Fidri Arnaldy.

Kantor Cabang BRIsyariah KIS Mangunsarkoro merupakan relokasi kantor cabang BRIsyariah yang sebelumnya berlokasi di Jalan Veteran.

Relokasi ini dilakukan mempertimbangkan kinerja bisnis serta potensi ekonomi wilayah di masa mendatang serta bentuk nyata komitmen BRIsyariah untuk mendukung pengembangan ekonomi di wilayah Sumatera Barat.

“Dengan relokasi Kantor Cabang BRIsyariah di Padang kami berharap ada percepatan proses bisnis dan optimalisasi potensi wilayah. Kami lihat Padang memiliki potensi ekonomi yang luar biasa. Terutama di sektor pariwisata, kuliner dan perdagangan. Kami siap membantu permodalan para pelaku usaha di Padang dan Sumatera Barat secara keseluruhan,” ujar Direktur Bisnis Ritel BRIsyariah Fidri Arnaldy yang hadir dalam acara tersebut.

Fidri melanjutkan, Padang bisa menjadi titik berkembangnya potensi ekonomi syariah.

“Kami berharap perekonomian syariah bisa menjadi tulang punggung perekonomian nasional ke depannya, dan Padang memiliki potensi untuk menjadi sentral perkembangan ekonomi syariah di wilayah Indonesia barat, “ujarnya.

BRIsyariah siap mendukung permodalan pelaku UMKM di Padang yang ingin terus berkembang. KUR, Mikro Faedah dan Retail Faedah adalah contoh produk pembiayaan yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM.

“Alhamdulillah di tahun 2020 ini penyaluran KUR PT Bank BRIsyariah Tbk saat ini telah mencapai 100 persen dari target. Penyaluran KUR menjadi bentuk dukungan BRIsyariah kepada UMKM dan program pemulihan ekonomi nasional oleh pemerintah. Hal ini menandakan di tengah pandemi covid-19, masih ada sektor-sektor yang masih bisa dibiayai,”ungkap Fidri.

Fidri Arnaldy yang sudah 1 tahun 8 bulan mengomandoi Bisnis Retail BRI Syariah. Sejak beliau terpilih di tahun 2019, aset BRIS naik dari Rp37 triliun di tahun 2018 menjadi Rp58 triliun di tahun 2020 sehingga BRIS bergabung ke buku 3 perbankan Indonesia. BRIS dibawanya menjadi Bank Syariah no 2 setelah BSM setelah sebelumnya no 4 dibawah BSM, BNI Syariah dan Muamalat. Diantara anak perusahaan BRI, BRIS menjelma menjadi no 1 dari 8 anak perusahaan. Fidri juga berhasil merubah potofolio BRIS dari 35% komersil dan 65% Ritel / UMKM ditahun 2018 menjadi saat ini komersil 20% dan Ritel / UMKM menjadi 80%.

Program kerja beliau selama ini penekanan pada Transformasi Tekhnoli dan Tranformasi SDM ( Culuture) disamping itu bersinergi dengan Komunitas halal dan 726 pesantren se Indonesia. Pada tahun  ini dibidang KUR BRIS menyalurkan Rp 4,5 triliun sehingga diganjar penghargaan oleh Republika 2 tahun berturut-turut 2019 dan 2020.

KPR subsidi (FLPP) sebesar Rp 1,3 tahun. Sebelumnya Fidri, memperoleh penghargaan sebagai Terbaik 1 di BRI Konvensional saat menjadi Pemimpin Kantor Wilayah Semarang selama 16 bulan berturut-turut.

Direktur yang hobi sepakbola yang low profile ini merupakan cucu dari Gubernur pertama Sumbar H. Kaharudin Dt Rangkayo Basa dan putra dari Ketua DPRD Sumbar tahun 1989 sampai 1999 H. Djohari Kahar SH.MSi. (rilis/***)


Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved