arrow_upward

Irwan Prayitno : Jalan Tol Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Sumbar

Saturday, 8 August 2020 : 15:44

Irwan Prayitno. 
Padang , AnalisaKini.id - Pembangunan jalan tol merupakan program Nasional yang secara pusat langsung dikomando oleh  Presiden Jokowi. Di lapangan  dikontrol, diawasi serta dikawal perkembangannya melalui Kementerian PU. Kapolri dan Makamah Agung pun ikut mendorong investasi pembangunan jalan tol berjalan dengan lancar dan sukses.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno sebagai pembicara sekaligus nara sumber dalam acara Webinar Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta dengan tema Tantangan dan Strategi Investasi Pembangunan Jalan Tol di Era New Normal, di Rumah Dinas Gubernur, Jumat (7/8/2020).

Acara tersebut diikuti  Yul Ari Pramuraharjo, Direktur Strategi Korporasi HCM PT. PP (Persero) Tbk, Dr. Brian Pratistha, Dosen FEB UMJ ASN LAPAN serta Moderator Dr.  Eddy Irsan Siregar, Dosen FEB UMJ, dosen, peneliti, mahasiswa, investor, dan para peserta Webinar.

Gubernur Sumbar menyebutkan ruas jalan tol dari Padang ke Pekanbaru panjangnya sekitar 240 Km kemudian seksi Padang menuju Sicincin merupakan koridor agak lambat prosesnya karena saat ini masih tahap pembangunannya yang nanti akan menembus ke Bukit Barisan.

"Untuk sekarang ada dua tahap yang sedang diproses tahap satu 0-4 km,  dan tahap kedua 4-36 km totalnya 36 km ini semua sedang diproses baik pembebasan lahan dan juga pengerasan maupun pekerja," kata Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno juga mengatakan dukungan jalan tol tersebut sangat jelas bagi Sumatera Barat bertujuan sebagai pengembangan infrastruktur yang ada, bagian daerah pantai Barat jauh dari pertumbuhan ekonomi dibandingkan di Timur Sumatera yang sangat dekat pertumbuhan ekonominya dengan adanya Selat Malaka dan beberapa yang ada bersebelahan dengan Lautan Hindia.

"Jadi sangat penting pembangunan infrastruktur jalan tol bagi Sumatera Barat karena tembus ke kawasan Timur Sumatra sehingga bisa menggerakkan ekonomi di daerah pantai barat otomatis akan mendorong investasi sebagai bagian dari modal untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah di Sumbar," ungkapnya.

Irwan Prayitino juga mengatakan, ada beberapa hal yang menjadikan hubungan selain pertumbuhan ekonomi, pengembangan wilayah, karena daerah barat secara umum ekonominya agraris, yaitu daerah wisata yang mengandalkan Sumber Daya Alam (SDA) sebagai destinasi wisata.

"Untuk jalan tol dan juga dana pembangunan sudah  berjalan tetapi agak lambat walaupun hampir 5 km sudah berjalan, namun ada beberapa persoalan yang terkait pembangunan jalan tol yaitu terhadap persoalan tanah pembebasan lahan yang menjadi penghambat pembangunan jalan tol di Sumbar. Karena di Sumbar ada tanah ulayat  yang dimiliki oleh kaum yang sudah mempunyai ratusan keluarga maka memiliki hak yang sama sehingga menjadi tanah pusaka tinggi," ungkapnya.

Gubernur Sumbar menjelaskan  lahan yang terpakai untuk pembangunan jalan tol tersebut banyak berada di tanah ulayat yang diatur oleh ninik mamak yang dituakan dalam suatu kaum tersebut dan inilah yang mengatur persoalan hingga tidak bisa tuntas cepat. Ini adalah sebuah dinamika persoalan kelanjutan pembangunan jalan tol di Sumbar. Dan saat ini dengan adanya Undang-undang Pertanahan yang baru, kegiatan ganti rugi tanah pembangunan dapat meletyakan uang di pengadilan sesuai proses hukum yang berlaku.

" Saat ini strategi dilakukan demi kelanjutan jalan tol tersebut pemprov melakukan kerjasama dengan pemkab dan pemko agar dapat tersedianya lahan jalan tol. Selain itu pemerintah akan membangun jaringan jalan tol lintas Sumatera yang dipadukan dengan jaringan multi moda, pelabuhan samudra, bandara dan jaringan kareta api," kata Irwan Prayitno.

Manfaat jalan tol juga dapat mengembangan komoditas unggulan kelapa sawit, kakao karet, dan kopi serta hilirisasi komoditas unggulan sebagai transportasi komoditas. Dan adanya jalan tol akan dapat mengembangkan potensi pariwisata dan akses jaringan jalan tol sebagai penggerak ekonomi lokal serta dapat memperkuat konektivitas jaringan logistik regional Sumatera.(***)

Bagikan

Saat ini 0 komentar :

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Baca Dulu Baru Komentar - All Rights Reserved