arrow_upward

Diralat, Tidak 74 Tapi 68 Positif Corona di Sumbar per 23 Agustus

Sunday, 23 August 2020 : 20:13
Ilustrasi virus Corona.
Padang,  AnalisaKini.id - Penambahan positif Corona di Sumbar diralat. Tadi pagi data sementara ada 74 kasus, ternyata 68 kasus penambahan hari ini, Minggu (23/8/2020).

"Total sampai hari ini telah 1.632 warga Sumbar terinfeksi Covid-19. Terjadi penambahan 68 warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 37 orang, sehingga total sembuh 1.043 orang dan meninggal bertambah 1 orang, sehingga total meninggal 49 orang," kata Juru bicara penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, Minggu (23/8/2020).

 Menurut dia,  spesimen sampai hari ini yang diperiksa mencapai 101.608 spesimen dengan jumlah orang diperiksa 87.920 orang dan
Positivity Rate (PR) 1,86%.

Total 1.632 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian, dirawat di berbagai rumah sakit 130 orang (7,4%), isolasi mandiri 356 orang (21,8%), isolasi daerah 15 orang (0,9%), isolasi BPSDM 49 orang (3,0%), meninggal dunia 49 orang (3,0%) dan  sembuh 1043 orang (63,9%).

Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 1.652 sample (Lab Fakultas Kedokteran Unand 1.638 spesimen dan Lab Veterenir Baso Agam 14 spesimen), terkonfirmasi tambahan 68  warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19, kesembuhan pasien Covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 37 orang dan meninggal dunia bertambah 1 orang.

"Sebelumnya pagi tadi disampaikan 74 orang pertambahan positif. Namun setelah ditracking dan traching, ternyata ada 6 orang bukan warga Sumatera Barat, sehingga Warga Sumbar terkonfirmasi positif menjadi 68 orang, "katanya.

Rinciannya Kota Padang 21 orang, Kota Sawahlunto 6 orang, Kota Solok 2 orang, Kota Padang Panjang 1 orang,  Kabupaten Tanah Datar 11 orang, Kota Payokumbuah 6 orang, Kabupaten Padang Pariaman 11 orang, Kabupaten Agam 1 orang, Kabupaten Limopuluah Kota 3 orang dan Kabupaten Solok 6 orang.

Berikut rinciannya:
Kota Padang 21 orang.
1. Pria, warga Koto Tangah, terinfeksi karena proses tracing, penanganan isolasiandiri sementara.
2. Wanita 39 th, warga Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
3. Pria 35 th, warga Aia Pacah, pekerjaan Polri, terinfeksi karena kontak bhayangkara, penanganan isolasi mandiri sementara.
4. Pria 43 th, warga Kapalo Koto, pekerjaan Polri, terinfeksi karena kontak bhayangkara, penanganan isolasi mandiri sementara.
5. Pria 28 th, warga Koto Tangah, pekerjaan pegawai, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
6. Pria 27 th, warga Kp. Jua, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
7. Wanita 28 th, warga Balimbiang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
8. Wanita 37 th, warga Aia Tawa Barat, status IRT, diduga terpapar dari aktivitas, penanganan isolasi mandiri sementara.
9. Pria 33 th, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
10. Pria 31 th, warga Parak Karakah, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
11. Wanita 30 th, warga Andaleh, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
12. Wanita 31 th, warga Jati, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
13. Wanita 32 th, warga Lapai, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
14. Wanita 30 th, warga Pisang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
15. Wanita 24 th, warga Padang Sarai, status ex mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
16. Wanita 58 th, warga Padang Sarai, pekerjaan guru, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
17. Pria 55 th, warga Koto Lua Pauah, pekerjaan PNS, terinfeksi karena pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
18. Pria 32 th, warga Lapai, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
19. Bayi (laki-laki) 1 th, warga Lapai, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
20. Pria, warga Jati, terinfeksi karena proses tracing, penanganan isolasi mandiri sementara.
21. Pria, warga Kuranji, terinfeksi karena proses tracing, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Sawahlunto 6 orang.
1. Pria 23 th, warga Barangin, pekerjaan polri, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan karantina OMTC Sawahlunto.
2. Wanita 14 th, warga Santur, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan karantina OMTC Sawahlunto.
3. Wanita 7 th, warga Santur, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan karantina OMTC Sawahlunto.
4. Wanita 16 th, warga Santur, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan karantina OMTC Sawahlunto.
5. Pria 40 th, warga Santur, pekerjaan polri, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan karantina OMTC Sawahlunto.
6. Pria 29 th, warga Barangin, pekerjaan polri, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan karantina OMTC Sawahlunto.

Kota Solok 2 orang.
1. Pria 69 th, warga VI Suku, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, status meninggal dunia
2. Pria 33 th, warga Kp. Jawa, pekerjaan polri, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Padang Panjang 1 orang.
1. Wanita 47 th, warga Pasa Usang, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Tanah Datar 11 orang.
1. Pria 24 th, warga Limo Kaum, pekerjaan swasta, teeinfeksi karena kontak PKM Pagaruyuang, penanganan isolasi mandiri sementara.
2. Wanita 45 th, warga Limo Kaum, status IRT, terinfeksi karena kontak PKM Pagaruyuang, penanganan isolasi mandiri sementara.
3. Wanita 56 th, warga Sawah Tangah, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
4. Wanita 24 th, warga Sawah Tangah, status ex pelajar, terinfeksi katena kontak PKM Limo Kaum, penanganan isolasi mandiri sementara.
5. Wanita 15 th, warga Sawah Tangah, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
6. Wanita 15 th, warga Sawah Tangah, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
7. Wanita 45 th, warga Limo Kaum, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak PKM Pariangan, penanganan isolasi mandiri sementara.
8. Wanita 45 th, warga Limo Kaum, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak PKM Pariangan, penanganan isolasi mandiri sementara.
9. Wanita 35 th, warga Rambatan, pekerjaan guru, terinfeksi karena kontak PKM Limo Kaum, penanganan isolasi mandiri sementara.
10. Wanita 35 th, warga Rambatan, pekerjaan guru, terinfeksi karena kontak PKM Limo Kaum, penanganan isolasi mandiri sementara.
11. Pria 25 th, warga Atar, diduga terpapar dari aktivitas, penanganan dirawat di RSUD Hanafiah.

Kota Payakumbuah 6 orang.
1. Wanita 28 th, warga Payobasuang, pekerjaan guru, terinfeksi karena hasil skrining, penanganan isolasi mandiri sementara.
2. Wanita 56 th, warga Limo Kampuang, pekerjaan guru, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
3. Wanita 32 th, warga Tigo Koto Dibaruah, pekerjaan guru, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
4. Wanita 23 th, warga Limbukan, pekerjaan guru, terinfeksi karena hasil skrining, penanganan isolasi mandiri sementara.
5. Wanita 49 th, warga Tanjuang Gadang, pekerjaan guru, terinfeksi karena hasil skrining, penanganan isolasi mandiri sementara.
6. Wanita 53 th, warga Nunang, pekerjaan guru, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Padang Pariaman 11 orang.
1. Pria 39 th, warga Sintuak, pekerjaan wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
2. Wanita 34 th, warga Sintuak, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
3. Wanita 57 th, warga Sintuak, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
4. Pria 35 th, warga Sintuak, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
5. Pria 57 th, warga Sintuak pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
6. Wanita 9 th, warga Sintuak, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
7. Anak-anak (perempuan) 5 th, warga Sintuak, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
8. Wanita 36 th, warga Kapalo Hilalang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
9. Pria 64 th, warga Campago Barat, pekerjaan PNS, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari daerah terjangkit, penanganan isolasi mandiri sementara.
10. Wanita 39 th, warga Lubuak Aluang, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
11. Wanita 14 th, warga Lubuak Aluang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Agam 1 orang.
1. Wanita 59 th, warga Baso, pekerjaan guru, terinfeksi karena hasil skrining, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Limopuluah Kota 3 orang.
1. Pria 60 th, warga Taram, pekerjaan guru, terinfeksi karena hasil skrining, penanganan isolasi mandiri sementara.
2. Pria 25 th, warga Guguak, status mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
3. Pria 25 th, warga Guguak, status mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di RSUD Achmad Mochtar.

Kabupaten Solok 6 orang.
1. Pria 24 th, warga Singkarak, pekerjaan pedagang, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
2. Pria 38 th, warga Koto Baru, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
3. Wanita 8 th, warga Koto Baru, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
4. Pria 34 th, warga Koto Baru, pekerjaan polri, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
5. Wanita 34 th, warga Koto Baru, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
6. Pria 6 th, warga Koto Baru, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.(***)

Bagikan

Saat ini 0 komentar :

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Baca Dulu Baru Komentar - All Rights Reserved