arrow_upward

Survei : Ini Menteri-menteri yang Diminta Balik Lagi ke Kabinet Jokowi-Ma'aruf

Monday, 6 July 2020 : 22:41
Kabinet Indonesia Maju.
Jakarta, AnalisaKini.id- Survei yang dilakukan Indonesia Political Opinion (IPO) menyebut adanya kemungkinan mantan-mantan menteri di kabinet sebelumnya balik lagi ke kabinet Jokowi. Hal ini jika Presiden Jokowi jadi lakukan reshuffle.

Menurut Direktur IPO, Dedi Kurnia Syah, salah satu nama yang digema-gemakan publik dari hasil survei adalah sosok mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

“Tokoh-tokoh yang diharapkan kembali untuk bergabung dengan kabinet diisi oleh Susi Pudjiastuti dengan 37,2 persen,” ungkap Dedi dalam sebuah diskusi virtual, seperti dikutip dari suara.com, Senin (6/7/2020).

Selain itu, terdapat nama-nama lain dengan perolehan skor di bawah Susi, yakni mantan Menteri Pariwisata Arief Yahya yang mendapat skor 32,2 persen dan mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan yang dipilih oleh 31,4 persen responden survei. Para eks menteri Jokowi itu ternyata disebut-sebut sangat dirindukan rakyat.

Meski menimbulkan polemik terkait ajakan debat yang dilayangkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan kepada dirinya, ternyata sosok Rizal Ramli masih dipercaya oleh masyarakat untuk mandat menjadi menteri dengan skor 28,8 persen.

Selanjutnya adabmantan Menteri ESDM, Ignasius Jonan yang dipilih oleh 27,1 persen responden dan mantan Cawapres Sandiaga Uno dengan 25 persen.

Pihaknya membeberkan sebagian besar alasan responden memilih sosok-sosok tersebut. Hal itu lantaran rekam jejak kinerjanya dalam memimpin kementerian yang dianggap bagus dan bersih dari tindak pidana korupsi. Sisanya memilih dengan alasan lain, yakni pintar, tegas, dan religius.

Survei soal menteri ini dilakukan pada periode 8 Juni 2020 hingga 25 Juni 2020 dengan melibatkan 1.350 responden. Adapun survei dilakukan dengan cara mengumpulan data Wellbeing Purposive Sampling (WPS). Sampling eror survei sebesar 3.54 persen dengan tingkat akurasi data dalam rentang maksimum 97 persen.

Diketahui, Presiden Jokowi sempat menyampaikan arahan kepada para menteri kabinetnya pada Kamis, 18 Juni 2020. Salah satu pesan yang ramai diperbincangkan ialah mengenai isu reshuffle atau perombakan jajaran di Kabinet Indonesia Maju.

Kata Jokowi, di suasana pandemi dan krisis seperti saat ini, pertumbuhan ekonomi dunia ke depannya akan mengalami pergolakan. Oleh sebab itu, dirinya meminta agar para menteri dan sejumlah lembaga terkait memiliki perasaan yang sama dan berusaha lebih keras lagi demi kepentingan 267 juta rakyat Indonesia. (***)
Bagikan

Saat ini 0 komentar :

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Baca Dulu Baru Komentar - All Rights Reserved