arrow_upward

Program Genre, Siapkan Kehidupan Bekeluarga bagi Remaja

Friday, 17 July 2020 : 16:43
Wagub Sumbar Nasrul Abit, Kepala BKKBN Sumbar Hj. Etna Estelita dan para duta Genre. (humas)
Padang, AnalisaKini.id - Program GenRe merupakan program yang dikembangkan dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja sehingga mereka mampu melangsungkan jenjang pendidikan, berkarier dalam pekerjaan, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi.

"Dan program GenRe diperuntukkan bagi remaja (10-24 tahun) yang belum menikah, keluarga-keluarga yang mempunyai anak remaja serta masyarakat yang peduli remaja. Dalam upaya menyongsong era Bonus Demografi di Sumatera Barat," kata Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit saat membuka Genre Awards Sumatera Barat 2020, Kamis (16/7/2020) di Padang.

Acara yang dilaksanakan oleh Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Barat bersama Forum GenRe ini ditampilkan pula Duta Genre anak-anak remaja cantik dan gagah di 19 kabupaten/kota se-Sumbar.

"Kegiatan ini  merupakan Ajang Kreativitas dan Revolusi Mental Generasi Berencana penerus, dan dalam kehidupan mereka harus merencanakan sebagai penerus generasi kedepan, apalagi yang hidup digenerasi milineal seperti sekarang ini," kata Nasrul Abit.

Wagub mengatakan generasi sekarang adalah generasi milenial yang hidup di zaman perkembangan teknologi informasi cukup pesat dan pelayanan telah memanfaatkan teknologi setiap aktivitas baik pegawai dan aktivitas lainnya semua berbasis elektronik dan tidak bisa lepas dari itu.

"Sehingga angkatan perguruan tinggi yang tamat setiap tahunnya mencapai 40 ribu orang meski mengembangkan diri secara mandiri. Karena untuk rekrutment pegawai negeri selama tiga tahun terakhir hanya diterima 6 ribu, mereka masuk diterima diberbagai macam sektor, inilah tantangan kedepan mau dikemanakan generasi muda kita yang cantik-cantik dan gagah tadi, perlu mereka dibekali merencanakan kehidupan mereka dimulai dari sekarang," imbau Nasrul Abit.

Sedangkan Kepala BKKBN, Hj. Etna Estelita mengatakan menikah di usia dini akan mempersempit ruang waktu untuk si anak dalam mengaktualisasikan diri mereka sebagai generasi muda, seperti bersekolah ke tingkat yang lebih tinggi, dan mengembangkan minat dan bakat positifnya.

"Untuk itu, menikahlah di usia yang tepat, perempuan minimal 21 tahun dan laki-laki 25 tahun," ujarnya.

Disebutkan, seorang yang  dalam masa remaja diidentikkan sebagai seorang yang memasuki fase transisi untuk menjadi orang dewasa. Karena itu, mesti mampu mengikuti perkembangan yang  ada dan terus semangat untuk meraih cita-cita, sehingga membanggakan orang tua, keluarga serta bermanfaat untuk masyarakat. (***)
Bagikan

Saat ini 0 komentar :

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Baca Dulu Baru Komentar - All Rights Reserved