arrow_upward

Positif Corona di Indonesia Tembus 100.303 Positif per 27 Juli

Monday, 27 July 2020 : 16:11
Ilustrasi virus Corona.
Jakarta, AnalisaKini.id - Kasus positif virus Corona di Indonesia hari ini menembus 100 ribu. Per Senin (27/7/2020), berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 lewat situs covid19.go.id, terdapat penambahan 1.525 kasus Corona.

Dengan penambahan 1.525 kasus, secara akumulasi kini kasus positif virus Corona mencapai 100.303. Sementara hari sebelumnya, Minggu (26/7), tercatat 98.778 orang.

Update Corona hari ini dibarengi dengan masih meningkatnya pasien yang meninggal dunia. Tercatat terdapat 57 pasien positif Covid-19 yang meninggal, sehingga kini totalnya menjadi 4.838 jiwa.

Kabar baiknya, pasien Corona yang dinyatakan sembuh juga meningkat. Hari ini terdapat tambahan 1.518 pasien yang sembuh sehingga, total jumlah pasien sembuh di Indonesia mencapai 58.173.

Perhatian Pemerintah untuk Pertumbuhan Kasus Corona

Peningkatan kasus positif Corona hari ini yang melampaui 100 ribu kasus sudah diperkirakan oleh Satgas Covud-19.

Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo menjelaskan, laju peningkatan kasus Corona di Indonesia belum diketahui akan mencapai titik tertinggi kapan. Maka dari itu, ia mengingatkan masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan.

"Inilah pentingnya untuk saling mengingatkan. Kalau disiplin enggak cukup untuk disiplin sendiri," kata Doni usai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi juga kini menaruh perhatian pada 8 provinsi penyumbang kasus terbesar. 8 provinsi yang disebutkannya berkontribusi 74 persen kasus positif di Indonesia.

"Saya ingatkan untuk memberikan perhatian, prioritas penanganan di 8 provinsi, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan dan Papua," ungkap Jokowi.

Perkiraan mencapai angka 100 ribu, sebelumnya juga sudah diperkirakan oleh pengamat politik dan sosial asal Sumbar, Yosmeri. Dia melihat dari rata-rata penambahan positif Corona setiap hari di Sumbar yang berkisar sekitar angka 1.500-an.

"New Normal yang diterapkan dengan mengedepankan protokol kesehatan seperti pakai masker, jaga jarak, sering cuci tangan belum membumi benar.  Di lapangan masih banyak terjadi pelanggaran protokol kesehatan. Padahal kunci untuk membatasi penyebarluasan wabah Corona ya menerapkan protokol kesehatan, " terang pengamat politik dan sosial Sumatera Barat,  Yosmeri, Minggu (26/7/2020). (***)

Bagikan

Saat ini 0 komentar :

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Baca Dulu Baru Komentar - All Rights Reserved