arrow_upward

Presiden, Wapres, dan Para Menteri Tunaikan Zakat, Terkumpul Rp 3,8 Miliar

Minggu, 15 Maret 2026 : 17.32

 


Prabowo zakat di Istama Negara Foto: Dok. Kemenag


Jakarta, Analisakini.id - Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam kegiatan yang berlangsung di Istana Negara. Kegiatan tersebut mengusung tema "Zakat Menguatkan Indonesia".

Dilansir dari laman Kementerian Agama (Kemenag), acara penyerahan zakat ini menjadi bagian dari rangkaian sidang kabinet paripurna yang digelar di Istana Negara, Jumat (13/3/2026).

Dalam kegiatan ini, sejumlah tokoh penting pemerintahan hadir secara langsung. Selain Presiden dan Wakil Presiden, turut hadir Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih. Hadir pula kepala badan, penasihat khusus presiden, hingga para asisten khusus presiden.

Zakat yang diserahkan oleh Presiden Prabowo secara simbolis diterima oleh Ketua BAZNAS, Sodik Mudjahid. Setelah menerima zakat tersebut, Sodik juga mendoakan para muzaki.

Dalam kegiatan yang dikenal sebagai Konter Zakat Istana ini, dana zakat yang berhasil dihimpun mencapai lebih dari Rp 3,8 miliar. Jumlah tersebut berasal dari 111 orang muzaki yang terdiri dari para pejabat negara dan anggota kabinet.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan penunaian zakat oleh para pejabat negara juga merupakan bentuk keteladanan bagi masyarakat.

"Kita juga hari ini telah memberi contoh dengan kita memberikan zakat dan ini menunjukan lagi peran yang sangat penting dari BAZNAS," ujar Prabowo saat membuka sidang kabinet paripurna, sesaat setelah menunaikan zakat bersama para menteri.

Prabowo juga menekankan pentingnya koordinasi dan penguatan lembaga-lembaga pengelola zakat di Indonesia agar potensi ekonomi umat dapat dimanfaatkan secara optimal.

"BAZNAS ini, semua lembaga keuangan dan ekonomi dari semua organisasi keagamaan di Indonesia harus kita koordinasikan, dan kita konsolidasikan, dan kita tingkatkan kemampuannya dengan segala teknologi yang sudah ada supaya potensi ekonomi bangsa kita bisa kita kerahkan secara berarti, efisien, dan efektif," tambahnya.

Ketua BAZNAS Sodik Mudjahid menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan zakat di Istana Negara, terlebih kegiatan tersebut berlangsung pada bulan Ramadan yang penuh berkah.

"Saudara-saudara, Alhamdulillah hari ini, pada hari ke-23 Ramadan, kami seluruh jajaran BAZNAS menerima secara simbolis pembayaran zakat dari Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, serta seluruh jajaran kabinet. Hal ini memberikan nilai yang sangat luar biasa bagi kami," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, BAZNAS juga menyampaikan target penghimpunan zakat pada 2026. Untuk Ramadan, BAZNAS menargetkan sebesar Rp 515 miliar.

Target tersebut merupakan bagian dari target lebih besar yang ditetapkan BAZNAS pusat, yaitu Rp 1,4 triliun pada 2026. Sementara secara nasional, yang mencakup BAZNAS pusat dan daerah, pengelolaan zakat ditargetkan mencapai Rp66 triliun pada tahun yang sama.

Angka tersebut mencerminkan potensi zakat yang sangat besar di Indonesia, terutama jika dikelola secara profesional dan terintegrasi.

Selain itu, BAZNAS juga memproyeksikan pada Ramadan 2026, penghimpunan zakat secara nasional dapat mencapai Rp 6 triliun. Pengumpulan tersebut melibatkan sekitar 760 lembaga zakat, yang terdiri dari BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di berbagai daerah di Indonesia. (sumber : detik.com)

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved