arrow_upward

Perkuat Mental dan Disiplin Mahasiswa Baru Lewat OSMB & PKBJJ

Sabtu, 28 Februari 2026 : 18.04

Padang, Analisakini.id-Universitas Terbuka (UT) Padang menggelar kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) & Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) Semester 2025–2026 Genap di aula UT Padang, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi ratusan mahasiswa baru untuk memahami sistem pembelajaran jarak jauh yang menjadi ciri khas UT.

Kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru Universitas Terbuka tersebut turut dihadiri oleh Staf Ahli Wali Kota Padang Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Dr. Feri Mulyani Hamid, M.Biomed, yang mewakili Wali Kota Padang. Hadir pula jajaran pimpinan Universitas Terbuka, yakni Manajer Keuangan dan Umum Azvinal, S.St.Ars., Manajer Perluasan Daya Jangkau Dr. Malta, S.T., M.Si., Manajer Pembelajaran dan Alumni Adrianto, S.E., M.M., serta Direktur Dr. Mery Berlian, S.P., M.Si. Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh staf, para penanggung jawab mahasiswa, serta mahasiswa/i Universitas Terbuka.

Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) & Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) diselenggarakan sebagai langkah awal untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa mengenai sistem pembelajaran jarak jauh di Universitas Terbuka, termasuk tata cara registrasi, pelaksanaan tutorial, pemanfaatan dan kesungguhan dalam memperlajari modul, serta mekanisme ujian. Kegiatan ini juga diarahkan untuk membentuk sikap mandiri, disiplin, dan kemampuan mengelola waktu yang efektif, mengingat keberhasilan studi di UT sangat bergantung pada komitmen pribadi mahasiswa. 

Direktur UT Padang, Dr. Mery Berlian, S.P., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa OSMB bukan sekadar seremoni penyambutan, melainkan fondasi penting agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan sistem belajar mandiri. Menurutnya, UT hadir untuk membentuk karakter mahasiswa yang tangguh dan bertanggung jawab, bukan hanya sekadar mengejar ijazah.

“Kita harus mengenal Universitas Terbuka terlebih dahulu. Di UT, mahasiswa dituntut mandiri. Tidak ada yang bisa menolong selain diri sendiri,” tegasnya.

Dr. Merly juga mengingatkan agar mahasiswa tidak merasa rendah diri menjadi bagian dari UT. Dengan jumlah mahasiswa yang telah mencapai ratusan ribu di seluruh Indonesia, UT telah melahirkan banyak alumni yang sukses di berbagai bidang.

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Padang Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Dr. Feri Mulyani Hamid, M.Biomed, yang hadir mewakili Wali Kota Padang, menyampaikan apresiasi dan dukungan Pemerintah Kota Padang terhadap sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh yang dikembangkan UT.

Ia menilai sistem pembelajaran jarak jauh semakin relevan di era transformasi digital, bahkan sebelum pandemi konsep tersebut telah lebih dahulu dijalankan oleh UT. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu membangun disiplin, tanggung jawab, serta kemandirian dalam belajar.

“Manfaatkan masa studi ini bukan hanya untuk mengejar gelar, tetapi untuk membangun jejaring, meningkatkan kompetensi, dan menumbuhkan kepedulian sosial,” ujarnya.

Selain itu, Ketua Panitia, Cici Aulia Ramadhani, S.K., menyampaikan bahwa OSMB bertujuan memberikan pemahaman awal kepada mahasiswa baru terkait sistem pembelajaran, layanan akademik, registrasi, tutorial, dan ujian. Ia juga menyebutkan bahwa Padang menjadi lokasi terakhir pelaksanaan OSMB luring di Sumatera Barat dengan total 331 mahasiswa yang diundang dari berbagai program studi.

Dalam rangkaian acara tersebut, Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., turut menyampaikan pesan melalui tayangan video, yang menekankan pentingnya kesiapan belajar mandiri serta komitmen mahasiswa dalam memanfaatkan fleksibilitas sistem UT secara maksimal.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan cenderamata kepada Staf Ahli perwakilan Wali Kota Padang serta penyematan jaket almamater kepada perwakilan mahasiswa UT sebagai tanda resmi bergabungnya mahasiswa baru. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi lanjutan OSMB.

Melalui kegiatan ini, UT Padang berharap mahasiswa tidak hanya memahami mekanisme akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan manajemen waktu, strategi belajar efektif, literasi digital, serta karakter mandiri yang menjadi kunci keberhasilan dalam sistem pendidikan jarak jauh. (cl).
Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved