arrow_upward

Ketua DPRD Sumbar Safari Ramadan di Kuncir, Solok, Warga Berharap Akses Sinyal Seluler Diperkuat

Senin, 23 Februari 2026 : 10.49

 

Ketua DPRD Sumbar Muhidi, serahkan bantuan saat safari Ramadan di Masjid Nurul Yaqin, Nagari Kuncir, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Minggu (22/2/2026) malam.

KABUPATEN SOLOK, ANALISAKINI.ID--Ketua DPRD Sumbar Muhidi, menggelar safari Ramadan di Masjid Nurul Yaqin, Nagari Kuncir, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Minggu (22/2/2026) malam. Dalam kunjungan tersebut, Muhidi menyerahkan sejumlah bantuan sekaligus berbuka puasa bersama masyarakat setempat.

Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat itu dihadiri tokoh masyarakat, unsur pemerintah provinsi, pemerintah nagari, forkopimda serta jamaah Masjid Nurul Yaqin. Kehadiran Ketua DPRD disambut antusias warga.

Dalam tausiyahnya, Muhidi mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia menegaskan, orang yang bertakwa akan mendapatkan anugerah di dunia dan jalan keluar dari setiap persoalan.

“Manusia diciptakan Allah di muka bumi ini dengan tujuan yang jelas, salah satunya untuk beribadah. Semua aktivitas yang kita lakukan dalam rangka mengharap ridha dan cinta Allah adalah ibadah,” ujarnya.

Muhidi juga menekankan pentingnya ilmu dan keterampilan dalam mengelola kehidupan. Menurutnya, Allah SWT telah menyediakan berbagai sumber daya alam seperti udara, lahan pertanian, gunung, dan laut untuk dimanfaatkan manusia.

“Ya, kalau kita punya sawah, dengan ilmu bisa dikelola satu kali panen menjadi dua atau tiga kali panen. Hasilnya pun bisa meningkat. Karena itu, jangan ragu untuk menuntut ilmu. Sekarang kesempatan terbuka luas,” katanya.

Selain pesan keagamaan, Muhidi juga menyinggung musibah banjir dan galodo yang melanda Sumatera Barat pada November 2025 lalu. Ia menyebut berkat dukungan masyarakat, Forkopimda, serta TNI/Polri, proses penyampaian data R3P kepada pemerintah pusat dapat diselesaikan dalam waktu 48 hari dari target tiga bulan.

Muhidi juga menginformasikan adanya program pelatihan vokasi bagi 5.000 pemuda dari Menteri Ketenagakerjaan. Ia mendorong generasi muda menyiapkan diri dengan memilih keterampilan yang relevan agar mampu bekerja atau membuka lapangan usaha ke depan.

 

Keluhkan Sinyal Lemah

Sementara masyarakat Nagari Kuncir keluhkan sulitnya akses jaringan komunikasi dan internet di wilayah mereka. Warga berharap pemerintah dapat mencarikan solusi melalui pembangunan menara telekomunikasi agar kebutuhan komunikasi terpenuhi sekaligus mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.

Tias, tokoh masyarakat Nagari Kuncir berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi karena kondisi sinyal yang lemah selama ini cukup menghambat aktivitas sehari-hari, terutama untuk kebutuhan pendidikan, pelayanan publik, dan pengembangan usaha masyarakat.

“Kami sangat berharap ada pembangunan tower atau penguatan jaringan di daerah ini. Dengan jaringan yang baik, aktivitas masyarakat akan lebih lancar, anak-anak bisa belajar dengan maksimal, dan pelaku usaha juga bisa mengembangkan usahanya,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi warga, Muhidi mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Sumatera Barat guna mencari solusi terbaik terkait pembangunan tower di wilayah tersebut.Menurutnya, akses internet yang memadai akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah.

Sementara itu, Kepala Biro Pembangunan Sumbar, Ria Wijayanty, mengatakan pemerintah akan segera menyiapkan bahan pendukung dan melakukan koordinasi dengan dinas komunikasi dan informatika untuk menindaklanjuti kebutuhan pembangunan jaringan tersebut.

“Nanti siapkan bahannya, koordinasi dengan Kominfo. Kebetulan ada dari pemerintah kabupaten, Kominfo kabupaten. Kalau tidak selesai di kabupaten, kita bisa langsung koordinasi dengan provinsi,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Muhidi menyerahkan bantuan untuk Masjid Nurul Yaqin yang terdiri dari dana hibah Pemprov Rp50 juta, bantuan Bank Nagari Rp5 juta, serta sumbangan pribadi Ketua DPRD Sumbar sebesar Rp1 juta. Selain itu, diserahkan pula 40 mushaf Al-Qur’an dan satu unit mesin genset dari PLN. (n-r)

 

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved