Padang, Analisakini.id- Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Alumni Universitas Andalas (DPP IKA Unand) periode 2025-2029 direncanakan dilantik Sabtu (31/1/2026) di Convention Hall Unand, Kampus Limau Manis Padang.
Hebatnya, kali ini tidak sekadar pelantikan semata, tapi dilanjutkan dengan diskusi bertajuk "Curah Gagasan IKA Unand untuk Membantu Pemulihan Ekonomi Sumbar Pascabencana."
"Diskusi membahas kondisi ekonomi Sumbar pascabencana hidrometeorologi akhir 2025 lalu. Ini merupakan kontribusi IKA Unand dalam mencari solusi agar perekonomian Sumbar kembali pulih seperti sediakala," kata Ketua Pelaksana Pelantikan Gusti Candra kepada wartawan, Kamis (29/1/2026) di Sekretariat DPP IKA Unand, Padang.
Gusti yang dipercaya sebagai Sekjen DPP IKA Unand ini berharap dengan diskusi ini akan melahirkan gagasan-gagasan bernas dari alumni Unand untuk dikonkretkan dalam bentuk langkah-langkah pemulihan ekonomi Sumbar ke depan.
Dia menyebut, potensi besar alumni Unand, baik yang di daerah maupun di tingkat nasional, dengan posisi mereka yang strategis, diharapkan bisa memberikan solusi terhadap kebangkitan ekonomi Sumbar pascabencana.
Dirut Bank Nagari ini menjelaskan pula, sebagai organisasi yang menaungi puluhan ribu alumni Unand, langkah itu merupakan upaya membangun sinergi dengan pemerintah daerah, maupun almamater, untuk mencari solusi terhadap masalah pembangunan yang ada di daerah.
Diskusi menghadirkan Yuliot Tanjung (alumni Faterna Unand yang saat ini menjabat Wakil Menteri ESDM RI) akan menjadi keynote speaker. Dan sebagai pembicara; Mahyeldi Ansharullah, (Gubernur Sumbar), Prof Dr. Fasli Jalal (Tokoh Alumni Unand), Denny Abdi (Ketum DPP IKA Unand) dan Elen Setiadi (Ketua Harian DPP IKA Unand).
Gubernur Mahyeldi Ansharullah, yang merupakan alumni Fakultas Pertanian, diharapkan dapat memberikan informasi yang komprehensif mengenai bencana yang terjadi di Sumbar, berikut penanganan yang sudah dilakukan.
Sedangkan Fasli Jalal alumni Fakultas Kedokteran, yang pernah menjadi Ketum DPP IKA Unand. Saat ini menjabat Rektor Universtas Yarsi Jakarta sekaligus mantan Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas).
"Lalu, Ketum DPP IKA Unand
Denny Abdi. Beliau alumni Fakultas Ekonomi yang sekarang menjabat Sekjen Kemenlu RI. Diplomat handal kebanggaan Unand. Sedangkan Elen Setiadi, alumni Fakultas Hukum yang kini staf ahli di Kementerian Koordinator Perekonomian," singkatnya.
Sebelum diskusi, lanjut Gusti, juga diluncurkan IKA Unand Hub dan IKA Unand Charity. IKA Unand Hub adalah aplikasi inovatif yang dikembangkan oleh IKA Unand untuk mendekatkan pengurus, alumni dan masyarakat melalui komunikasi, konsultasi, dan kolaborasi. Aplikasi ini memungkinkan mitra masyarakat, seperti Pemerintah Daerah, Dinas, Nagari, BUMDES/BUMNAG, LSM, dan kelompok lainnya untuk mendaftar, mengajukan masalah, dan mendapatkan konsultasi dari pengurus dan alumni sesuai bidang keahlian mereka.
Sedangkan IKA Unand Charity adalah bentuk kepedulian sosial IKA Unand. Aksi ini bertujuan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak, seperti pembagian sembako ke panti asuhan atau korban bencana, sebagai perwujudan solidaritas kemanusiaan dan lainnya.
Ditambahkan oleh Munzir Busniah, usai pelantikan dan diskusi dilanjutkan dengan rapat kerja pengurus. Dalam raker dibahas program kerja ke depan. Muaranya melahirkan terobosan agar terlain sinergis antar alumni maupun alumni dengan almamater. "Insyaallah, IKA Unand dengan kekompakan dan kebersamaan memberikan yang terbaik demi kejayaan bangsa," kata dia.
Ikut juga berpendapat dalam kesempatan itu panpel lainnya seperti Ilhamsyah Mirman, Arina Widya, Roni Edrian, Sosmiarti dan lainnya.
Melihat daftar nama-nama pengurus DPP IKA Unand periode 2025-2029, cukup banyak yang badagok dan sangat variatif. Yang muda-muda banyak pula. "Mulai angkatan 70-an sampai angkatan 2016, ada. Banyak dan lengkaplah ," tambah Ilhamsyah. (ef).
Bagikan