arrow_upward

Senator Irman Gusman Dorong Pemulihan Sumbar Pascabencana Lebih Cepat

Kamis, 08 Januari 2026 : 09.18

Senator Irman Gusman memberikan sambutan dalam diskusi dan \dialog penanggulangan bencana. (ist) 


Padang, Analisakini.id-Pascabencana yang melanda Sumatera Barat (Sumbar), upaya pemulihan kini memasuki fase krusial. Di tengah besarnya tantangan rehabilitasi dan rekonstruksi, konsolidasi lintas sektor menjadi kunci agar Sumbar tidak tertinggal dalam perebutan dukungan kebijakan dan anggaran nasional.

Penguatan itu mengemuka dalam diskusi dan dialog penanggulangan bencana yang diinisiasi Senator DPD RI asal Sumbar, Irman Gusman, Rabu (7/1), di Gedung Serbaguna DPD RI Sumbar. Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk merumuskan langkah-langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi Sumbar pascabencana.

Kegiatan ini dihadiri lintas elemen strategis daerah, mulai dari para rektor perguruan tinggi negeri dan swasta se-Sumbar, akademisi, NGO dan LSM, tokoh masyarakat, hingga insan pers. Hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, Ketua PWI Sumbar, Widya Navis, Ketua Dewan Kehormatan PWI Sumbar, Zul Effendi, serta sejumlah tokoh nasional dan daerah seperti Hasril Chaniago dan Guspardi Gaus hingga Rektor UNP.

Dalam forum tersebut, Irman Gusman menegaskan komitmennya untuk mengawal secara penuh proses rehabilitasi dan rekonstruksi Sumbar. 

Ia menilai, pemulihan tidak boleh berjalan biasa-biasa saja, melainkan harus dipercepat melalui konsolidasi seluruh kekuatan daerah.

“Yang paling penting sekarang, kita harus mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi Sumbar pascabencana. Selaku senator, saya akan all out,” ucap Irman.

Ia juga secara terbuka mempersilakan seluruh elemen masyarakat sipil memanfaatkan Kantor dan Gedung Serbaguna DPD RI Sumbar sebagai pusat konsolidasi pemulihan. Menurutnya, gedung tersebut bukan sekadar simbol negara, tetapi harus menjadi rumah bersama dalam memperjuangkan kepentingan Sumbar ke pemerintah pusat.

“Silakan gunakan gedung ini. Untuk civil society, ormas, akademisi, media, siapa saja. Gunakan Kantor DPD RI Sumbar ini untuk mendukung pemulihan Sumbar pascabencana,” ujarnya.

Irman menekankan dalam konteks kebijakan nasional, daerah harus aktif dan gigih memperjuangkan alokasi sumber daya. Menurutnya, pemulihan pascabencana merupakan arena kontestasi kebijakan yang menuntut keteguhan dan keberanian.

“Kita ini berebut resources ke pemerintah pusat. Siapa yang gigih, dia yang dapat,” ujarnya lugas.

Sementara itu, Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi memaparkan kondisi terkini penanganan bencana, termasuk proses transisi dari tanggap darurat menuju rehabilitasi dan rekonstruksi. Ia menyampaikan pemerintah daerah tengah menyusun dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) bersama BNPB dan berbagai pemangku kepentingan.

Diskusi tersebut menjadi ruang strategis untuk menyatukan pandangan antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, media dan masyarakat sipil dalam merumuskan pemulihan Sumbar yang terintegrasi dan berkelanjutan. Para rektor dan akademisi menegaskan pentingnya basis data, kajian ilmiah, serta pengawasan publik agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan transparan dan tepat sasaran.

Melalui forum ini, Irman Gusman kembali menegaskan perannya sebagai jembatan kepentingan Sumbar di tingkat nasional. Dengan membuka ruang dialog dan konsolidasi lintas sektor, ia berharap percepatan pemulihan Sumbar pascabencana tidak hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi tumbuh sebagai gerakan bersama seluruh elemen masyarakat Ranah Minang. (do)

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved