arrow_upward

Pendapatan Samsat Sijunjung Capai Rp30,91 miliar, Ketua DPRD Muhidi: Penguatan SDM dan Sapras Harus Jadi Perhatian

Kamis, 29 Januari 2026 : 20.28

 

Ketua DPRD Sumbar Muhidi bersama Komisi III saat kunjungan kerja ke UPTD Samsat Sijunjung, Kamis (29/1/2026). (humasdprdsb)

 

SIJUNJUNG, ANALISAKINI.ID — Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, menerima aspirasi terkait kebutuhan penguatan sumber daya manusia (SDM) serta sarana dan prasarana guna mengoptimalkan pelayanan dan kinerja UPTD Samsat Sijunjung saat melakukan kunjungan kerja, Kamis (29/1/2026).

Muhidi menegaskan akan menindaklanjuti aspirasi tersebut sesuai dengan kewenangan DPRD Provinsi Sumatera Barat. Menurutnya, UPTD Samsat memegang peran strategis sebagai ujung tombak penerimaan daerah.

“Ya, UPTD Samsat merupakan ujung tombak penerimaan daerah. Jika pelayanan tidak ditopang SDM dan sarana yang memadai, tentu berdampak langsung terhadap optimalisasi PAD. Ini menjadi perhatian serius DPRD,” tegas Muhidi.

Dalam kunjungan tersebut, Muhidi menerima sejumlah masukan, terutama terkait keterbatasan jumlah ASN. Saat ini, UPTD Samsat Sijunjung hanya didukung oleh empat ASN, kondisi yang dinilai belum sebanding dengan beban kerja serta target pelayanan yang harus dipenuhi.

Selain persoalan SDM, kondisi sarana dan prasarana juga menjadi perhatian. Bangunan kantor UPTD Samsat Sijunjung yang berdiri sejak 1992 dinilai sudah tidak representatif dan minim ruang penunjang, sehingga kurang mendukung efektivitas kerja serta kenyamanan pelayanan kepada masyarakat.

Anggota Komisi III DPRD Sumbar Daswanto mengatakan, dengan cakupan wilayah yang luas dan target penerimaan yang tinggi, Samsat Sijunjung membutuhkan tambahan personel serta sarana operasional yang memadai. Jika ini tidak segera dipenuhi, tentu akan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan dan pencapaian PAD. 

Ia juga menilai berbagai inovasi yang tengah disiapkan UPTD Samsat Sijunjung, seperti Samsat Drive Thru, layanan SIBER, dan Samsat Keliling, merupakan langkah positif yang perlu didukung dengan kebijakan anggaran dan fasilitas pendukung.

 

Capai Rp30,91 Miliar

Pada kesempatan itu, Muhidi mengapresiasi capaian UPTD Samsat Sijunjung sepanjang 2025 yang berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp30,91 miliar atau 123,2 persen dari target Rp25,08 miliar, sehingga menciptakan surplus signifikan bagi kas daerah.

“Ke depan, UPTD Samsat Sijunjung dan Pemerintah Kabupaten Sijunjung harus terus memperkuat kolaborasi agar seluruh potensi PAD, khususnya dari Pajak Air Permukaan dan Pajak Alat Berat, dapat digarap secara maksimal,” tegas Muhidi.

Muhidi juga menekankan pentingnya pembaruan dan validasi data potensi objek pajak, mulai dari pajak kendaraan bermotor hingga PAP dan PAB. Menurutnya, data yang akurat akan mendorong pemungutan pajak yang lebih efektif dan berkelanjutan serta berdampak langsung pada peningkatan PAD.

Sementara itu, Kepala Seksi Penagihan dan Penerimaan UPTD Samsat Sijunjung, Rio Satria, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai terobosan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kata Rio, UPTD Samsat Sijunjung meraih peringkat kedua terbaik dalam pencapaian target perubahan pada tahun anggaran 2025 setelah melampaui seluruh target pajak yang ditetapkan.

Rio menjelaskan, sektor Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) mencatat pertumbuhan tertinggi dengan realisasi Rp13,38 miliar atau 168,29 persen dari target Rp7,95 miliar. Sementara itu, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tetap menunjukkan kinerja stabil dengan capaian Rp17,52 miliar atau 102,34 persen.

Kinerja paling menonjol datang dari sektor Opsen BBNKB Kabupaten Sijunjung yang menembus realisasi 224,48 persen. Secara keseluruhan, total Opsen PKB dan BBNKB yang berhasil dihimpun mencapai Rp21,53 miliar. (r-n)

 

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved