arrow_upward

Tinjau Sejumlah Lokasi Bencana di Sumbar, Irman Gusman: Data Akurat Kunci Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Rabu, 17 Desember 2025 : 22.10
Pasaman Barat, Analisakini.id-Senator RI Sumatera Barat Irman Gusman mengunjungi warga terdampak bencana banjir dan longsor di Posko Peduli Ben cana Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (17/12). 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi masyarakat pasca bencana serta memastikan penanganan berjalan optimal.

Sebelum meninjau posko pengungsian, Irman Gusman terlebih dahulu bertemu dengan Bupati Pasaman Barat dan melanjutkan agenda ke Posko Komando Bencana Alam Banjir dan Longsor Kabupaten Pasaman Barat 2025 di Kantor Bupati setempat.

Mantan ketua DPD RI itu menyampaikan kunjungannya ke lokasi bencana bertujuan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai dampak bencana, sekaligus meninjau langkah-langkah penanganan yang telah dan sedang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan.
Dalam perjalanan menuju lokasi posko, Irman Gusman melewati dua titik longsor, yakni di Rimbo Kejahatan, Kajai, serta di Pasanggiang, Jorong Perhimpunan, Nagari Talamau, Kecamatan Talamau.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Dewan Penasehat Muhammadiyah Disaster Management Center Sumbar itu menekankan pentingnya ketersediaan data yang akurat dalam penanganan bencana. 

Menurutnya, data yang lengkap dan valid sangat dibutuhkan untuk memudahkan pengambilan keputusan serta penetapan kebijakan yang tepat.

“Setelah masa tanggap darurat, penanganan bencana akan dilanjutkan dengan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Oleh karena itu, kelengkapan data menjadi faktor yang sangat penting,” ujarnya.

Anggota Komite I DPD RI itu juga menegaskan perlunya penataan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang lebih baik ke depan guna mengantisipasi potensi bencana serupa. Hal tersebut disampaikannya dalam pertemuan dengan Kepala Kantor Wilayah Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Provinsi Sumatera Barat, Teddi Guspriadi.

Selain itu, Irman Gusman menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat proses pemulihan pasca bencana. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, ia juga bertemu dengan Kapolda Sumatera Barat Inspektur Jenderal Polisi Gatot Tri Suryanya, tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat setempat.

Anggota BKSP DPD RI itu kembali mengingatkan penetapan status bencana memiliki peran krusial dalam menentukan kebijakan dan pola penanganan bencana yang tepat.

Sementara itu, Kepala Kanwil ATR/BPN Sumatera Barat, Teddi Guspriadi, menyambut baik usulan penataan RTRW sebagai upaya perbaikan fungsi dan pemanfaatan lahan.

Menurutnya, kajian yang komprehensif diperlukan untuk meminimalisir dampak bencana di masa mendatang. Ia juga menegaskan program sertifikasi tanah bertujuan untuk menciptakan tertib administrasi serta memberikan kepastian hukum bagi pemilik tanah.

Dalam kesempatan yang sama, Andra Gusman menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa terdampak bencana di Kecamatan Talamau. Bantuan tersebut meliputi 165 kodi buku tulis, 24 kodi pensil, serta 35 pasang sepatu.

Hingga saat ini, bantuan yang telah disalurkan ke lokasi bencana berupa beras sebanyak 4,5 ton dan mie instan sebanyak 30 dus. Pada tahap pertama, sebanyak 50 paket beras disalurkan ke Kecamatan Talamau, disusul penyaluran beras sebanyak 300 kilogram pada hari ini. 

Bantuan serupa juga didistribusikan ke Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, sebanyak 300 kilogram. (*/rl).
Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved