PADANG, ANALISAKINI.ID--Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Doni Harsiva Yandra mengajak semua
pihak bahu membahu dalam penanganan bencana di Sumbar. Utamanya pada masa
tanggap darurat yang masih berlangsung.
“Ya,
bencana ini terjadi hampir merata di seluruh wilayah Sumatera Barat, pada masa
tanggap darurat sekarang saudara-saudara kita yang terdampak bencana masih
menunggu datangnya bantuan. Maka dari itu, kami DPRD mengajak semua pihak bahu
membahu untuk turut terlibat dalam penanganan bencana ini,” ujar Doni Harsiva
Yandra saat diwawancarai, Selasa (2/12/2025).
Doni
mengatakan, pemerintah daerah, TNI, Polri, perguruan tinggi hingga swasta mesti
mengambil peran secara maksimal untuk percepatan penanganan bencana di Sumbar.
Kemudian
untuk lini pemerintah, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan,
hingga tingkat nagari ia minta supaya menguatkan koordinasi. Hal ini agar
informasi dan perkembangan di lapangan bisa terus diupate, sehingga bantuan
untuk mereka yang terdampak juga bisa berjalan cepat dan tepat sasaran.
Hingga
saat ini, sambung Doni, sejumlah nagari di beberapa wilayah di Sumbar masih ada
yang terisolir, untuk bisa segera dibuka, koordinasi di setiap tingkatan lini
pemerintah tentu harus berjalan.
Terkait
penanganan bencana di Sumbar, Politisi Demokrat ini juga menyampaikan apresiasi
dan mengucapkan terima kasih atas keseriusan pemerintah pusat memberi perhatian
ke Sumbar. Dimana Presiden Prabowo dan sejumlah Menteri telah turun langsung
meninjau ke lokasi bencana, dan sekaligus membawa bantuan yang dibutuhkan
masyarakat terdampak.
Dengan
keterlibatan semua pihak mulai dari pusat hingga daerah, Ketua Fraksi Demokrat
DPRD Sumbar ini berharap penanganan bencana di Sumatera Barat bisa berjalan
cepat, dan masa tanggap darurat bisa segera berakhir.
Lebih
lanjut, dalam penanganan pasca bencana ini, dewan dari daerah pemilihan (Dapil)
Pessel itu juga mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pendataan secara
rinci dan terstruktur terkait total kerugian yang ditimbulkan dari bencana yang
terjadi. Hal ini agar, jika sudah memasuki tahap rehab recon perbaikan
insfratruktur mendasar juga bisa segera dilakukan.
Doni
mengatakan, sebagai bentuk kepedulian mereka yang terdampak bencana, seluruh
anggota DPRD Sumbar yang tengah menjalani agenda reses juga telah berada di
tengah masyarakat. 65 anggota DPRD Sumbar tersebut memberikan bantuan makan,
pakaian, air bersih, sembako dan kebutuhan lainnya yang dibutuhkan masyarakat.
Untuk
Doni sendiri, sejak hari kedua terjadi bencana, yaitunya pada 29 November ia
sudah turun ke masyarakat daerah pemilihannya di Pessel guna memberikan bantuan
makanan siap saji dan juga sembako kepada mereka yang terdampak. Sejumlah titik
lokasi terdampak banjir cukup parah yang dikunjungi Doni saat mengantarkan
bantuan untuk masyarakat diantaranya, Kecamatan Koto XI Tarusan, Bayang, IV
Jurai, Batang Kapas dan Kecamatan Sutera di Pessel.
Usai
memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak, hari berikutnya Doni sebagai
ketua Komisi IV DPRD Sumbar bersama pihak Dinas BMCKTR turun meninjau lokasi
jalan provinsi yang terputus akibat bencana. Dalam hal ini ia mendorong
jalan-jalan yang terputus bisa segera dibuka kembali oleh pihak terkait, agar
akses masyarakat juga kembali lancar.
Kemudian
pada, Selasa 2 Desember Doni mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang
Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono meninjau
jalan Lembah Anai yang sampai saat ini juga masih terputus akibat diterjang
banjir bandang di kawasan itu. Karena kewenangan jalan ini ada di pemerintah
pusat ia berharap perbaikan bisa segera dilakukan oleh pusat. (n-r)
