arrow_upward

M. Iqra Chissa Tinjau Sejumlah Pembangunan Infrastruktur di Pauh

Rabu, 10 September 2025 : 17.21

 

Wakil Ketua DPRD Sumbar, M. Iqra Chissa Putra meninjau perkembangan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kecamatan Pauh, Padang, Rabu (10/9/2025). (humasdprdsb)

PADANG, ANALISAKINI.ID--Wakil Ketua DPRD Sumbar, M. Iqra Chissa Putra meninjau perkembangan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kecamatan Pauh, Padang, Rabu (10/9/2025). 

Iqra mengatakan, peninjauan ini penting dilakukan untuk memastikan pembangunan dilakukan sesuai ketentuan, spek dan regulasi. "Salah satunya untuk  memastikan jangan sampai jalan atau jembatan yang dibangun itu tidak sesuai dengan seharusnya. Misalnya seharusnya speknya bisa dipakai dalam kondisi bagus selama 10 tahun, tapi ternyata tiga tahun saja sudah rusak," paparnya. 

Iqra menjelaskan, ada tiga lokasi yang ia tinjau pada hari itu. Dua diantaranya merupakan peninjauan pembangunan infrastruktur yang saat ini masih dalam proses pembangunan dengan menggunakan dana APBD Provinsi Sumbar Tahun 2025, yakni pembangunan Lambung Bukik, Batu Busuak dan Palimo Indah di Pauh. 

"Ya, dua pembangunan ini merupakan usulan saya ke pemprov Sumbar berdasarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat yang disampaikan pada saya," katanya lagi. 

Saat peninjauan tersebut, lanjut Iqra, ia bertemu dengan pihak dinas PU dan telah dipastikan pembangunan dilaksanakan sesuai dengan spek. Selain itu juga ada konsultan pengawasnya. Kemudian untuk lokasi ketiga, Iqra memaparkan ada pembangunan di Kecamatan Pauh yang diusulkan tokoh masyarakat dan juga Pemko Padang. Ini berupa pembangunan jembatan Kalawi Limau Manis. 

"Saya sudah menerima proposal dari masyarakat untuk permintaan pembangunan ini. Dana yang dibutuhkan besar, yakni sekitar Rp15 miliar. Jadi saya akan coba minta pertolongan dari  Anggota DPR RI asal Sumbar, Zigo Rolanda agar pembangunan ini bisa dilaksanakan," paparnya. 

Iqra berharap pembangunan ini bisa direalisasikan pada 2026 atau 2027. Jembatan limau manis Kalawi ini dibutuhkan masyarakat salah satunya untuk mengangkut hasil pertanian. Selain itu masyarakat juga mengeluhkan kondisi jembatan yang hanya bisa dilalui satu kendaraan roda empat. Alhasil ketika pagi dan sore hari pada jam-jam sibuk aktivitas masyarakat, kawasan tersebut sering macet. 

"Jembatan itu juga menjadi bagian akses utama menuju kampus Unand dan rumah sakit Unand," katanya lagi. 

Iqra menceritakan jembatan tersebut merupakan jembatan yang dibangun pada zaman penjajahan Belanda. Jembatan itu pernah dihantam galodo dan rusak. Namun pemko waktu itu hanya mampu memperbaiki lantainya saja.  

"Sampai sekarang jembatan itu jika diperbaiki itu tetap hanya bisa sebatas penggantian bantalan lantainya Saja. Nah ini juga dikeluhkan masyarakat karena jenis lantainya itu besi. Alhasil licin dan berpotensi masyarakat jatuh saat berkendara," paparnya lagi. 

Iqra mengatakan ia akan terus mengupayakan aspirasi dan kebutuhan masyarakat di wilayah Pauh dan sekitarnya, termasuk Batu Busuk yang sampai saat ini kita ketahui masih sangat membutuhkan banyak infrastruktur yang layak. 

"Di sana masih banyak persoalan. Bukan hanya infrasturktur jalan saja. Tapi juga rumah masyarakat bahkan sampai sanitasi. Masyarakat di sana ada yang masih menjadikan sungai sebagai toilet. Ini yang mesti jadi perhatian kita yakni bagaiman masyarakat di sana bisa mendapatkan fasilitas yang layak," katanya. 

Kawasan tersebut memang merupakan bagian dari daerah pemilihan (dapil) Iqra yang merupakan anggota DPRD Sumbar dapil Padang. (n-r-t)

 

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved