Ketua DPRD Sumbar saat Bimtek Pluzi
Academy Angkatan VII yang diikuti mayoritas pelaku UMKM di Aula PLUT KUMKM
Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Kamis (18/9/2025). (humasdprdsb)
PADANG, ANALISAKINI.ID--Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diminta
untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran dan amanah dalam menjalankan usaha. Betapa
tidak, dunia usaha tidak hanya untuk memapankan diri, tetapi juga menjadi
ladang amal dengan memberi manfaat bagi orang banyak.
Pesan itu disampaikan Ketua DPRD Sumbar Muhidi
saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pluzi Academy Angkatan VII yang diikuti
mayoritas pelaku UMKM di Aula PLUT KUMKM Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Kamis
(18/9/2025).
“Ya, apapun pilihan dan peran kita di
dunia, jalani dengan jujur dan amanah. Usaha bukan sekadar untuk mencari
keuntungan, tapi juga menjadi sarana menabung untuk akhirat,” ujar Muhidi.
Dia menambahkan, keberhasilan usaha
ditentukan oleh tekad kuat serta kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai
pihak. “Banyak orang sukses bukan karena warisan orang tua, tetapi berkat kerja
keras dan semangat pantang menyerah. Dari sini kita belajar bahwa perjuangan
harus dimulai dari tekad,” tegasnya.
Sebagai Ketua DPRD Sumbar, Muhidi
menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan UMKM melalui regulasi
maupun alokasi anggaran.
Ia menyebut, pada tahun 2026 pihaknya
telah menyiapkan pokok-pokok pikiran (pokir) yang lebih besar dibanding tahun
sebelumnya agar UMKM di Sumbar bisa naik kelas.
Di era digital, lanjut Muhidi, pelaku
UMKM dituntut untuk terus meningkatkan keterampilan, berinovasi, dan mampu
membaca kebutuhan pasar. “UMKM harus pandai mengambil hati konsumen. Jangan
pernah berhenti berinovasi agar produk kita bisa berkembang dan bersaing,”
katanya.
Ketua Muhidi juga mendorong para pelaku
UMKM untuk saling berkoordinasi, berbagi ilmu, dan membangun kelompok usaha
sebagai sarana memperkuat daya saing. Menurutnya, kebersamaan dan jejaring
antarpelaku usaha akan mempercepat langkah menuju kesuksesan bersama.
Selama empat hari pelaksanaan, peserta
Bimtek mendapatkan materi beragam, mulai dari strategi pemasaran, manajemen
keuangan, hingga pengelolaan konten digital sebagai sarana promosi produk.
Salah seorang peserta, Tiwi, pelaku
usaha minuman dari Jati, mengaku mendapat banyak manfaat dari kegiatan
tersebut. “Kami sangat terbantu dengan ilmu yang diberikan. Semoga ke depan
UMKM di Sumbar semakin maju dan bisa bersaing lebih luas,” ujarnya. (n-r-t)

