Padang, Analisakini.id – Dua unit rumah warga di kawasan Jalan Bali, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, ludes terbakar pada Selasa (2/9/2025) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.
Kepala Bidang Operasi Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, menyebutkan laporan kebakaran diterima pihaknya pukul 08.14 WIB. Tim pemadam segera bergerak ke lokasi dengan jarak tempuh sekitar 3,9 kilometer. “Kami tiba di lokasi pukul 08.23 WIB dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.00 WIB,” jelasnya.
Rinaldi menjelaskan, api pertama kali terlihat oleh warga bernama Samarta, Ketua RT setempat, yang segera melaporkan kejadian tersebut ke Damkar Kota Padang. “Api cepat membesar karena bangunan berbahan kayu dan jarak rumah berdekatan. Petugas langsung berupaya mengisolasi titik api agar tidak merembet ke rumah lain,” katanya.
Sebanyak empat unit armada pemadam dengan kekuatan 80 personel dikerahkan ke lokasi. Upaya pemadaman dilakukan dengan mengerahkan petugas dari berbagai sektor, dibantu aparat TNI, Polri, perangkat kelurahan, dan warga sekitar. “Kawasan ini merupakan permukiman padat dengan akses jalan yang sempit, sehingga penanganan membutuhkan kerja sama semua pihak,” tambah Rinaldi.
Dua rumah dilaporkan rusak berat akibat amukan si jago merah, sementara empat bangunan di sekitarnya berhasil diselamatkan. “Perkiraan kerugian materi sekitar Rp200 juta berdasarkan keterangan pemilik rumah. Sementara nilai aset yang berhasil diselamatkan sekitar Rp1 miliar,” ungkapnya.
Adapun rumah yang terbakar milik Desi (50), seorang perawat gigi, dan Jusni (50), ibu rumah tangga. Keduanya tidak mengalami luka-luka. “Tidak ada korban jiwa maupun luka. Seluruh penghuni rumah sudah berhasil menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi,” ujar Rinaldi.
Rinaldi menyebut penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. “Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan sumber api,” jelasnya.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat. “Pastikan instalasi listrik aman, hindari penggunaan peralatan listrik yang tidak standar, dan siapkan alat pemadam sederhana di rumah,” pesan Rinaldi.
Petugas Damkar mengapresiasi laporan cepat dari warga yang membantu proses pemadaman. “Laporan cepat dan kerja sama warga sangat membantu kami mengendalikan api sehingga kebakaran tidak meluas,” katanya.(*/rl)
Bagikan