Usai pemakaman Zairin di Sungai Sirah, Kezi Zulifan putra bungsu Zairin Kasim bersama sejumlah anggota keluarga mendoakan sang ayah agar arwahnya diterima di sisi Allah Swt. (Ist)
Padang, Analisakini.id-Pesawat Pelita Air yang membawa peti jenazah Drs.H. Zairin Kasim dari Jakarta mendarat di Bandara Internasional Minangkabau, Kamis (14/8), pukul 09.00 WIB. Di hari itu juga Jenazah Zairin dimakamkan ke pandam pukuburan keluarga di Sungai Sirah, Kabupaten Padang Pariaman.
Zairin Kasim, 80, meninggal dunia pada Rabu (13/8), pukul 10.30 WIB di RS Mitra Keluarga, Jakarta.
Sebelum dimakamkan, jenazah Zairin terlebih dahulu dibawa ke rumah duka di Jl. A Yani No.36 . Di rumah duka mengalir akan kedatangan para pelayat.
Jenazah Zairin dilepas salah satu tokoh masyarakat Padang Pasir, Muslim Bustami. Dan, Kezi Zulifan, putra bungsu Zairin mewakili keluarga meminta maaf atas nama almarhum atas segala kesalahan, baik disengaja maupun tidak, yang mungkin almarhum lakukan semasa hidupnya.
H. Masful, salah satu tokoh Piaman yang juga pegiat Persatuan Keluarga Daerah Piaman bahwa Sumatera Barat pada umumnya dan Kota Pariaman-Kabupaten Padang Pariaman kehilangan putra terbaiknya.
Menurutnya, semasa hidupnya Zairin memiliki kontribusi atas pertumbuhan ekonomi daerah melalui perusahaan-perusahaan yang dipimpinnya. Jenazah Zairin disholatkan pada sholat dzuhur di Masjid Sahara Padang Pasir. Wakil Walikota Padang, H. Maigus Nasir. Dalam kesempatan itu Maigus menekankan tenttang kematian. Setiap orang mesti mempersiapkan diri menghadapi kematian sebagai pengingat dan motivasi untuk beramal saleh. Kematian adalah kepastian, namun waktunya tidak diketahui, sehingga penting untuk selalu beramal baik dan meningkatkan ketakwaan
Seusai disholatkan, siang itu juga jenazah Zairin dibawa ke kampung halamannya dan dimakamkan di Sungai Sirah.
Zairin meninggalkan satu orang isteri (Zaliyar) dan lima orang anak.
Semasa hidupnya, Zairrin kelahiran 8 Agustus 1945 ini dikenal sebagai pengusaha juga seorang politikus. Mendiang pernah menjabat Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia periode 2004–2009 dari Sumatera Barat.
Zairin merupakan putra dari mendiang Sutan Kasim, adalah seorang pengusaha yang mengelola perusahaan otomotif yang tersebar di Pulau Sumatra, di bawah bendera PT Suka Fajar Ltd dan PT Sutan Kasim Ltd.
Zairin melanjutkan usaha yang telah dirintis ayahnya, dengan mengembangkan perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan, rumah sakit, perdagangan umum, perkebunan dan lain-lain. Salah satu perusahaannya PT Suka Fajar Ltd, bergerak dibidang otomotif sebagai diler Mitsubishi, juga servis dan suku cadang yang memiliki belasan outlet di beberapa wilayah Sumatra, antara lain di Padang, Bengkulu, Jambi, Aceh, Pekanbaru, dan Medan.
Selain itu ia juga mengelola hotel di Pekanbaru di bawah bendera PT Suka Surya Internusa, mengelola Rumah Sakit Selasih di Padang, dan juga perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan umum, industri, perbengkelan, dan konstruksi di Pekanbaru.(rl/*)
Bagikan