arrow_upward

Usai Video Viral Bidan Dona Renangi Sungai, Wakil Ketua DPRD Sumbar: Pemerintah Segera Bangun Jembatan

Rabu, 06 Agustus 2025 : 17.53

 

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Ketua Komisi II DPRD Sumbar, Bupati Pasaman, Anggota DPRD Pasaman, camat, wali nagari dan tim saat meninjau langsung lokasi video viral bidan Dona di Nagari Cubadak Barat, Pasaman, Selasa (5/8/2025). (ist)

 

PASAMAN, ANALISAKINI.ID--Video viral Bidan Dona di Nagari Cubadak Barat, Pasaman, yang merenangi sungai demi mengobati pasien, membuat pemerintah harus bergerak cepat. Terutama dalam membangun infrastruktur jembatan kembali, yang sebelumnya roboh dan tak bisa dimanfaatkan.

Gerak cepat itu diperintahkan Presiden Prabowo. Perwakilan dari Mensesneg, Masrul pun diutus untuk survei langsung ke lokasi, Selasa (5/8/2025) lalu. 

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman mendampingi langsung peninjauan itu. Ikut serta Ketua Komisi II DPRD Sumbar, Khairudin Simanjuntak,  Wakil Bupati Pasaman, perwakilan DPRD Pasaman, camat, wali nagari dan sejumlah tim lainnya. 

"Ya, pembangunan jembatan akan secepat mungkin dilaksanakan atas bantuan Presiden Prabowo. Termasuk pula Anggota DPR RI, Andre Rosiade," ujar Evi Yandri sesampai di lokasi, yakni Batang Pasaman, Nagari Cubadak Barat. 

Ia mengatakan, Anggota DPR RI, Andre Rosiade rencananya juga akan meninjau langsung ke lokasi pada 13 Agustus mendatang. 

Seperti diketahui, untuk sampai ke lokasi jembatan tersebut, tidaklah mudah. Letaknya terbilang sulit dijangkau.

Dari kantor bupati setempat menuju pangkalan ojek memakan waktu 2 jam perjalanan. Sesampai di pangkalan ojek, perjalanan tidak bisa lagi menggunakan kendaraan roda empat.  Hal ini dikarenakan jalan yang akan dilalui berupa jalan setapak atau jalan tanah. Hanya kendaraan roda dua yang bisa lewat. 

Namun tidak semua jenis kendaraan roda dua pula bisa mengakses jalan  itu. Ini dikarenakan kondisi jalan setapak tersebut cukup ekstrem. 

Tanah  banyak tidak rata dan ditemui banyak gundukan-gundukan. Ada pula jalur pendakian. Termasuk jalan berlubang atau terban karena tanah yang amblas terkikis. 

Acap pula ditemui kondisi tanah becek dan berlumpur karena terendam air. Sementara di kanan kiri seringkali banyak semak belukar. 

Selama empat puluh menit kondisi jalanan itu mesti dilalui. Sesampai tim survei di sana,  jembatan yang roboh telah diperbaiki menjadi jembatan darurat. Namun kondisinya masih belum aman dan layak untuk digunakan masyarakat. 

"Ya, kita lihat jembatan yang roboh sudah diperbaiki. Ini jembatan darurat yang masih belum terbilang aman dan nyaman digunakan warga," kata Evi. 

Kondisi ini telah dilaporkan langsung pada pemerintah pusat. Berdasarkan peninjauan langsung itu diputuskan jembatan baru akan dibangun. 

"Telah kita informasikan dan pembangunan jembatan akan dibantu presiden Prabowo dan Andre Rosiade. Sesegera mungkin jembatan baru akan dibangun," tutur Evi. 

Nantinya setelah jembatan baru itu ada, Evi berharap tidak ada lagi kesulitan bagi tenaga medis dan masyarakat untuk pengobatan. Selain juga masyarakat nagari Cubadak Barat secara umum pun bisa memiliki jembatan yang layak dan aman untuk dilintasi. (n-r-t)

 

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved