arrow_upward

Evi Yandri Tinjau Sejumlah Aliran Sungai di Padang yang Dinilai Membahayakan

Rabu, 22 Januari 2025 : 09.52

 

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman saat meninjau lokasi sungai di Kota Padang, Selasa (21/1/2025).

PADANG, ANALISAKINI.ID—Sedikitnya, ada lima aliran sungai di Kota Padang yang dinilai berbahaya, acap meluap tak terkendali. Hal ini sudah sering dikeluhkan masyarakat.

Terkait hal itu itu, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman meninjau lima titik lokasi sungai di Padang, Selasa (21/1/2025).

Adapun aliran sungai tersebut, seperti  Sungai Tanjung Aua, Nagari Nan XX, Lubuk Begalung, Sungai Batang Guo di Sungai Sapih, Sungai Batang Guo di  Gunung Sarik dan Sungai Batang Guo di kawasan Kuranji.

Katanya, kunjungan tersebut bertujuan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat yang telah disampaikan sebelumnya. Masyarakat mengeluhkan aliran sungai-sungai tersebut karena dinilai berbahaya, sebab memiliki aliran yang acap tak terkendali. 

“Masyarakat khawatir aliran sungai tersebut mengancam keselamatan warga dan infrastruktur di sekitarnya. Untuk itu, saya ingin memastikan langsung kondisi sungai yang dianggap membahayakan pemukiman warga itu. Dan saat peninjauan memang terlihat hanyak jalur sungai yang melebar sehingga mengancam keamanan masyarakat,” ujarnya.

Politisi Gerindra ini menegaskan, perlu ada tindakan cepat untuk mengatasi aliran sungai-sungai tersebut. 

“Makanya, kunjungan ini penting untuk memverifikasi apakah kondisi ini sudah masuk kategori darurat agar pemerintah segera mengambil langkah penanganan yang tepat. Atau memang perlu kebijakan lain untuk menanganinya,” tambahnya.

Yang jelas, dia menilai salah satu faktor penyebabnya karena erosi di sepanjang aliran sungai yang membuat jalur air semakin melebar dan mendekati pemukiman.

Kata Evi Yandri, masalah ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah, terutama untuk mencegah potensi bencana yang lebih besar. Ia berharap pemerintah dan instansi terkait dapat segera mengalokasikan anggaran dan memprioritaskan proyek mitigasi di kawasan rawan tersebut.

“Ya, langkah antisipasi harus dilakukan secepat mungkin untuk melindungi pemukiman warga dari ancaman ini,” katanya.

Kemudian, selain langkah solutif dari pemerintah, ia menilai kesadaran masyarakat juga sangat diperlukan. Warga diharapkan turut menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat memperparah kondisi aliran air. (n-r-t)

 

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved