arrow_upward

Unand Kirim 71 Dosen Jadi Staf Ahli Nagari, Ini Tanggapan Wagub Audy Joinaldy

Rabu, 31 Mei 2023 : 17.31
Rektor Unand, Prof. Yuliandri menyerahkan SAN kepada Wakil Gubenur Sumbar, Audy Joinaldy, beberapa waktu lalu di convention hall kampus tersebut. 

Padang, Analisakini.id-Universitas Andalas (Unand) mengirimkan 71 dosen untuk menjadi Staf Ahli Nagari (SAN) di sejumlah kawasan di Sumbar.

Inovasi ini dilakukan Unand sebagai bentuk kontribusi dalam menangani permasalahan yang biasanya terjadi di nagari, desa dan kelurahan.

Rektor Unand, Prof. Yuliandri mengatakan, langkah ini dilakukan Unand melalui Nagari Development Center (NDC) juga untuk pengembangan potensi nagari.

"Ada dua hal yang menjadi fokus utama, penanganan stunting dan membantu erencanaan program nagari," kata rektor saat penyerahan SAN kepada wali nagari, beberapa waktu lalu di convention hall kampus tersebut.

Dia berharap 71 dosen yang terpilih menjadi SAN bisa melakukan tugas dengan baik dan bisa berkolaborasi dengan pihak nagari setempat.

Inovasi Unand ini mendapat apresiasi dari Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Pedesaan Kemenkes PDTT, Sugito yang hadir pada kesempatan itu.

Menurut Sugito, apa yang dilakukan Unand merupakan terobosan yang luar biasa, karena menurutnya kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk peningkatan kemandirian nagari.

"Dari data yang ada saat ini desa sangat tertinggal di Sumbar sudah tidak ada, tapi masih ada sekitar 28 desa yang berada di level tertinggal. Ini juga perlu menjadi perhatian Unand. Selain itu kita harapkan Unand juga memperhatikan dan mendukung prioritas dalam membangun nagari ini," kata Sugito.

Adapun prioritas ini, disebutkannya, seperti konsolidasi data SDG's desa, kebutuhan pangan, pencegahan stunting dan peningkatan kualitas SDM.

Selain itu, Sugito juga berharap soal potensi permasalahan dana desa juga menjadi fokus Unand. Apalagi diketahui di pemerintahan nagari masih sering terjadi permasalahan di bidang perencanaan, pelaksanaan, proses pengadaan hingga proses pertanggungjawaban misalnya masih adanya SPJ fiktif.

"Solusinya, perbaikan tata kelola, transparansi, edukasi dan optimalisasi," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur NDC Unand, Feri Arlius berharap SAN ini bisa memberi inspirasi, motivasi serta mendata permasalahan serta potensi yang ada di nagari setempat, sehingga kemudian bisa menjadi solusi untuk pengembangan potensi nagari ke depannya.

"Staf ahli ini layaknya super informer. Permasalahan dan potensi itu nantinya yang didapat oleh SAN, kita bawa ke kampus untuk diselesaikan bersama tim ahli," ujarnya.

Apabila perguruan tinggi tidak bisa menemukan solusi masalah di nagari tersebut, maka dinas terkait, pemerintah kota/kabupaten, pemerintah provinsi bahkan kementerian akan dilibatkan.

Selain penyerahan SAN kepada wali nagari, pada kesempatan itu juga digelar seminar dengan narasumber Wakil Gubenur Sumbar Audy Joinaldy, Andrinof A. Chaniago selaku Wakomut Bank Mandiri dan Direktur NDC Unand, Feri Arlius. (wy)



Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved