arrow_upward

Mengenang Gempa 30 September 2009, Wako Hendri Septa: Luka Mereka Luka Kita Juga

Sabtu, 01 Oktober 2022 : 12.14

 

Wako Padang Hendri Septa dan pejabat lainnya siap-siap menuju tugu gempa dalam suasana hujan. (ham).

Padang, Analisakini.id-Mengenang peristiwa bencana gempa di Kota Padang yang sudah 13 tahun berlalu, banyak korban hingga kerusakan bangunan yang terjadi di Padang.

"Kita berharap semoga untuk kedepannya Kota Padang terhindar dari namanya bencana," kata Walikota Padang Hendri Septa di sela - sela sambutannya saat acara mengenang bencana gempa bumi, acara tersebut berlangsung di Monumen Tugu Gempa, Jumat (30/9/22). 

Wako Padang Hendri Septa mengatakan bencana yang terjadi di masa lampau tentu memberikan bekas luka. Banyak korban jiwa hingga kerusakan bangunan yang terjadi.

"Hari ini kita kembali memperlihatkan rasa kemanusiaan dan kesatuan dengan mengenang kejadian yang terjadi 13 tahun yang lalu gempa bumi 7,6 SR," tutur Hendri Septa Walikota Padang.

Dengan demikian Wako Padang juga mengatakan tahun demi tahun dilakukan kegiatan ini dalam upaya mengenang musibah yang memberikan bekas luka yang sangat mendalam terhadap saudara yang terkena musibah di waktu itu.

Wako Padang Hendri Septa meletakkan karangan bunga di tugu gempa. (ham).

"Kegiatan yang terus dilakukan dari tahun ketahun bukan bermaksud apa - apa, ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian kita bahwa luka saudara kita itu luka kita juga,"tuturnya.

Kegiatan mengenang gempa 30 September 2009 ini di hadiri juga oleh OPD yang terkait, Ketua DPRD Kota Padang, dan Kepala BPBD Sumbar hingga Ketua LKAAM Sumbar.

Wako Padang juga menambahkan Pemko Padang berharap untuk kedepannya tidak terjadi lagi bencana yang melanda Kota Padang.

"Mari kita selalu berdoa kepada Allah SWT agar kita di jauhi dari bencana serta bahaya yang datang. Aamiin.. Ya Rabb," tuturnya.

Kepedulian terhadap bencana yang melanda Kota Padang memberikan dampak untuk melakukan program - program pendidikan serta pelatihan dalam menghadapi bencana mendatang untuk menjadi siap dalam menghadapi musibah.

"Pemko Padang melakukan program pendidikan serta pelatihan bukan berarti melawan kepada yang kuasa, hanya saja kita mempersiapkan diri untuk menghadapi bencana tersebut agar tidak terjadi korban lagi,"sebut Wako.

Di sisi lain Kepala BPBD Kota Padang Endrizal juga mengatakan  masyarakat Kota Padang harus tangguh dan tanggap dalam menghadapi bencana yang akan datang.

"Mari kita bersama harus tanggap serta cerdas dalam menghadapi bencana yang akan terjadi," pungkasnya

Ketua LKAAM Sumatera Barat Fauzi Bahar menyampaikan dengan hujan derasnya pada saat ini sama persis dengan banyaknya jatuh air mata yang menimpa Kota Padang dengan kejadian gempa bumi yang melanda pada 30 september 2009 lalu.

"Banyak kerabat - kerabat kita yang mengalami musibah yang luar biasa, tentu kita dengan melakukan kegiatan ini memberikan arti atas kepedulian kita terhadap kerabat kita yang terkena musibah," ucap Fauzi Bahar.

Ditambahkannya di provinsi Sumatera ini sangat rentan dengan adanya bencana alam, tentu pemerintahan perlu melakukan tindakan dalam menangani permasalahan tersebut.

"Kita harus mampu menghadapi bencana serta musibah yang rentan terjadi di wilayah kita ini, dengan mempersiapkan diri untuk menghadapi musibah,"ucapnya. (ham)

Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved