arrow_upward

Tawuran Siswa SMA 2 Koto XI Tarusan yang Viral itu "Dijernihkan" Anggota DPRD Sumbar Muhayatul

Jumat, 16 September 2022 : 22.30

 

Anggota DPRD Sumbar Muhayatul berbincang dengan para guru SMA 1
2 Koto XI Tarusan.

Padang, Analisakini.id-Tawuran antar siswa SMA 2 Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) beberapa waktu yang viral itu mengejutkan dunia pendidikan dan sejumlah tokoh Pessel.  Salah satunya adalah Anggota DPRD Sumbar Muhayatul yang juga putra Tarusan.

Dia tidak ingin kejadian itu terulang kembali di sana dan berharap tawuran tersebut untuk terakhir kalinya terjadi di kampung halamannya dan masa-masa mendatang tidak terjadi lagi.

Untuk mendalami kenapa tawuran itu terjadi, Ketua Fraksi PAN DPRD Sumbar ini langsung ke lokasi bersama  rombongan, Jumat (16/9/2022).

"Kita kaji apa faktor yang menyebabkan tawuran itu terjadi, dan upaya ke depan yang mesti dilakoni oleh berbagai pihak agar kejadian serupa tidak terulang kembali," kata Muhayatul.

Dia menyebutkan banyak informasi simpang siur yang dapat mengakibatkan ketidakharmonisan antar sesama siswa dan warga setempat. Agar tidak mengkristal, Muhayatul merasa bertanggung jawab pula untuk mencarikan solusinya. Harus cepat bergerak.

Dalam kunjungan ke sekolah itu yang juga didampingi  Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Barlius dan Kacabdin Pendidikan Pessel, Muhayatul dan rombongan  mendengar  informasi langsung dan valid terkait peristiwa yang terjadi.

"Alhamdulillah dalam pertemuan khusus itu sudah kami diskusikan dan jabarkan langkah-langkah yang dilakukan berbagai kalangan sehingga tidak berdampak kepada stabilitas pendidikan khususnya di SMA 2 Koto XI Tarusan," terangnya.

Muhayatul menjelaskan dirinya sebagai perwakilan rakyat daerah tentu sangat menyangkan peristiwa ini terjadi. Dia berharap kegaduhan-kegaduhan ini tidak terjadi kembali di kemudian hari yang dapat memecah kerukunan sesama masyarakat.

Sebelumnya diketahui siswa SMA 2 Tarusan itu terlibat aksi tawuran, Sabtu (10/9/2022), pekan lalu.

Diskusi dengan kepsek dan guru.

Tawuran sesama pelajar satu sekolah itu terjadi di Kampung Parik Nagari Baruang-baruang Balantai, Kecamatan Koto Koto XI, Tarusan, Pessel.

Kapolsek Koto XI Tarusan, IPTU Masdi mengatakan, tawuran antar pelajar itu berawal dari geber-geber sepeda motor oleh anak-anak Baruang-baruang Balantai terhadap anak-anak dari Siguntur.

“Tawuran ini melibatkan pelajar di sekolah yang sama, tapi mereka beda kampung yang berawal dari geber-geber sepeda motor,” ujar Masdi melalui keterangan resminya, Sabtu (10/9/2022). (***)

Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved