arrow_upward

Apel Kesiapsiagaan Bencana, Kepala BMKG Sebut Padang Paling Siap Hadapi Bencana Gempa dan Tsunami

Jumat, 30 September 2022 : 17.24

 

Walikota Padang Hendri Septa memberikan sambutan saat apel kesiapsiagaan bencana. (ist).

Padang, Analisakini.id-Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menegaskan Padang termasuk kota yang paling siap menghadapi bencana gempa dan tsunami. 

Hal itu disampaikannya saat Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana dan Tsunami Ready Community di Padang, Jumat (30/9/2022). "Padang paling siap dibanding kota lainnya di Indonesia," jelasnya. 

Dikatakan sebagai kota paling siap karena Walikota beserta warganya terbilang kompak. Menurutnya, kepedulian walikota juga didorong oleh kepedulian dari warganya. 

"Bahkan di Padang terdapat komunitas siaga tsunami (Kogami) yang telah terbentuk selama lebih kurang 20 tahun. Ini menandakan adanya kekompakan dan kepedulian dari warganya," ucap Kepala BMKG. 

Dijelaskannya, dalam menghadapi bencana, tidak serta merta diperlukan infrastruktur. Akan tetapi yang terpenting adalah manusia atau SDM yang peduli. "Sedangkan BNPB nantinya akan membina masyarakat agar tanggap bencana," ujar Dwikorita Karnawati. 

Dwikorita Karnawati berharap, terjadi kesiapsiagaan personel setiap saat. Jangan sampai nantinya ketika dikirim peringatan dini oleh BMKG, justru BPBD tidak cepat tanggap karena tidak ada personil yang menjaga. "Tapi kalau di Padang saya lihat BPBD-nya aktif," jelasnya. 

Dwikorita Karnawati menilai, berdasarkan kajian pakar gempa dan tsunami, terdapat energi yang belum keluar dari sebelah Barat wilayah Indonesia. Tepatnya di Siberut. Apabila energi ini keluar diperkirakan akan terjadi gempa besar berkekuatan 8,9 SR. 

Sementara itu Walikota Padang Hendri Septa menuturkan pihaknya  menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Kota Padang 2022 sekaligus Pencanangan Tsunami Ready Community di Pantai Padang. Dalam hal ini dua kelurahan diajukan ke Intergovernmental Oceanographic Commission (IOC) Unesco untuk menjadi Komunitas Siaga Tsunami atau Tsunami Ready Community.

Dua kelurahan itu Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat, dan Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara.

Walikota Padang Hendri Septa mengatakan, Kota Padang merupakan Ibu Kota Sumatera Barat dengan beragam potensi bencana mulai dari banjir, gempa hingga tsunami, maka dari itu dua daerah tersebut diajukan untuk menjadi Tsunami Ready Community.

Lanjutnya, prediksi itulah yang membuat Pemko Padang dan seluruh organisasi perangkat daerah beserta masyarakat untuk bersama-sama mengantisipasi dampak gempa dan tsunami demi menyelamatkan jutaan jiwa. 

"Pada Program Tsunami Ready Community,  masyarakat diposisikan sebagai subjek kesiapsigaan, bukan lagi sebagai objek. Kita berharap dua kelurahan di Kota Padang ini segera mendapatkan sertifikat pengakuan sebagai Komunitas Siaga Bencana dari Unesco dan masyarakat selalu siap siaga dalam mengahadapi ancaman bencana," tuturnya.

Disebutkan Hendri Septa, sejauh ini Pemko Padang telah menyiapkan berbagai program untuk menanggulangi terjadinya bencana, seperti program tangguh bencana berbasis keluarga.(cl)




Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved