arrow_upward

Wagub Audy Joinaldy dan Wako Padang Hendri Septa Ajak Warga Imunisasi Balita di Posyandu

Selasa, 19 April 2022 : 15.51
Wagub Audy Joinaldy menggendong bayi dan siap-siap diimunisasi oleh petugas medis, disaksikan Walikota Padang Hendri Septa, Pj. Sekdako Fitriati, M dan pejabat lainnya dalam gebyar pekan imunisasi dunia (PID). (ist)

Padang, Analisakini.id-Pemerintah Kota Padang mengajak seluruh warganya untuk segera membawa anak balitanya ke Posyandu. Sebab imunisasi bagi balita mesti segera diberikan. Karena sepanjang pandemi Covid-19 lalu, cukup banyak warga yang tidak membawa anaknya untuk diimunisasi di Posyandu.

"Segera bawa anak kita untuk imunisasi di Posyandu atau Puskesmas," ajak Walikota Padang Hendri Septa saat pelaksanaan Gebyar Pekan Imunisasi Dunia dan Bulan Imunisasi Anak Nasional Tingkat Kota Padang, di Balaikota Padang, Selasa (19/4/2022).

Menurut Hendri Septa, membawa anak ke Posyandu dan Puskesmas untuk diimunisasi akan mencegah penyakit. Di antaranya seperti difteri, campak, rubella, dan sebagainya.

"Melalui Pekan Imuniasi Dunia ini kita harapkan tenaga kesehatan, OPD terkait, dan lainnya dapat menjalankan program imuniasi. Sehingga tercapai keluarga sehat dan berkualitas," ucap Hendri Septa. 

Diakui Walikota Padang, dampak pandemi Covid-19 memang cukup besar. Seperti menurunnya angka imunisasi di Padang. Hal ini dapat berakibat timbulnya daerah yang berpotensi terjadi kejadian luar biasa.

"Mari kita bantu edukasi dan dorong agar ibu yang punya anak balita untuk sesegera mungkin mendapat imunisasi lengkap," harap Hendri Septa.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Padang dr Srikurnia Yati menjelaskan bahwa ribuan balita di Padang belum mendapat imunisasi sejak pandemi Covid-19 melanda. Dikatakannya, sebelum pandemi (tahun 2019), angka pelaksanaan imunisasi sebesar 93 persen. Namun pada saat pandemi hingga saat ini turun menjadi 78,6 persen.

"Ada tanggungjawab kita bersama bahwa 1.724 balita di Padang yang belum diimunisasi," jelasnya.

Kadiskes Padang berharap, pelaksanaan pekan imunisasi dapat maksimal. Sebanyak 919 Posyandu di Padang dapat aktif melayani balita.

"Termasuk pelaksanaan imunisasi di sekolah-sekolah, kami butuh dukungan dari Dinas Pendidikan, serta ibu-ibu PKK di kecamatan," ucap dr Srikurnia Yati.

Gebyar Pekan Imunisasi Dunia dan Bulan Imunisasi Anak Nasional Tingkat Kota Padang dihadiri Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy. Wagub dalam arahannya menyebut agar pekan imunisasi dapat berjalan sukses, butuh dukungan ibu. 

Audy sempat bercerita seluruh anaknya telah mendapat imunisasi lengkap. Hal itu berkat kepedulian istrinya serta rajin membawa anak ke Posyandu.

"Istri saya rajin menyimpan kartu imunisasi anak. Di situ saya melihat, setiap anak saya sudah diberi tanda bahwa sudah diimunisasi," ucap Audy.

Diakui wagub, angka capaian imunisasi Provinsi Sumatera Barat berada di peringkat terendah ketiga nasional. Hal ini mesti dikejar sehingga angka capaian imunisasi meningkat.

"Pemprov segera mengadakan gebyar imunisasi anak," terang wagub.

Pada Gebyar Pekan Imunisasi Dunia dan Bulan Imunisasi Anak Nasional Tingkat Padang itu hadir seluruh camat, kepala puskesmas, dan undangan lainnya. Kegiatan ini juga diikuti kader posyandu se-Kota Padang secara virtual. Tampak hadir Pj Sekdako Padang Fitriati M, sejumlah kepala OPD di Pemko Padang, serta Ketua Ikatan Dokter Anak Padang.(cl)


Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved