arrow_upward

Kementan Sidak di Padang, Ketersediaan Pangan Pokok Aman

Minggu, 17 April 2022 : 20.22

 

Direktur Pembiayaan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Indah Megahwati didampingi Kepala Dinas Pangan Sumbar Efendi, Kadis Perdagangan Padang Andree H. Algamar dan pejabat lainnya, bertanya kepada pedagang daging sapi di Pasar Raya Padang. (effendi)

Padang, Analisakini.id-Ketersediaan 12 jenis pangan pokok di Pasar Raya Padang dan sejumlah titik lainnya di Sumatera Barat secara umum terpantau aman dan harga relatif stabil saat Ramadhan dan jelang Idul Fitri 1443 Hijriah.

Demikianlah hasil sidak dari Kementerian Pertanian (Kementan) di Pasar Raya Padang dan beberapa titik lainnya, Minggu (17/4/2022).

Sidak di Pasar Raya Padang dipimpin Direktur Pembiayaan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Indah Megahwati. “Pasokan pangan aman, dari sisi harga relatif stabil meskipun ada sedikit fluktuasi pada komoditi tertentu,” terang Indah.

Bahkan beberapa komoditas juga terpantau mengalami penurunan harga seperti cabe merah, telur. Cabe merah sebelum Ramadhan, ada yang mencapai Rp35 ribu/kg, sekarang Rp30 ribu/kg. Ada juga yang menjual di bawah Rp30 ribu. 

Begitu juga telur, ukuran super sebelumnya sempat mencapai angka Rp44 ribu/30 butir sekarang menjadi Rp40 ribu/30 butir. Sedangkan komoditas lain harganya relatif stabil seperti daging dan lainnya. 

Indah juga menyebut, minyak goreng diakui sempat naik dan bergejolak, karena adanya perang antara Rusia dengan Ukrania, tapi dengan adanya operasi pasar (OP) yang digencarkan pemerintah di berbagai daerah,  harga kembali stabil.

"Jadi secara global di Sumbar, ketersediaan pangan pokok terpenuhi dan terjaga. Kalau pun ada kenaikan harga di antaranya, masih dalam batas kewajaran. Tadi juga beberapa konsumen kita tanya, juga menyatakan demikian,"sebut Indah.

Menurut dia, jika terjadi gejolak harga signifikan, pemerintah segera mengatasinya dan langkah-langkah kongkrit segera pula diambil sehingga di Hari Lebaran Idul Fitri, harga stabil dan terjamin.

"Bapak Presiden inginkan keamanan pangan terjaga baik selama Ramadhan hingga hadapi Idul Fitri. Makanya, Pak Menteri Syahrul Yasin Lumpo kerahkan jajarannya ke berbagai daerah untuk memastikan hal ini,"terang dia.

Direktur Pembiayaan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Indah Megahwati berbincang dengan seorang konsumen saat sidak ke Pasar Raya Padang.

Indah menyebut sidak dan monitoring ketersediaan pangan pokok dilakukan tidak hanya di Sumbar tapi juga di seluruh provinsi di Indonesia. 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menerjunkan jajarannya ke lapangan untuk pantau ketersediaan bahan pangan pokok.

"Semua pejabat diterjunkan Pak Menteri ke lapangan untuk memastikan ketersediaan pangan sesuai dengan kebutuhan setiap daerah,” sebut Indah.

Kegiatan sidak ini selain sebagai langkah untuk mengawal ketersediaan pangan pokok, juga ditujukan sebagai upaya pendeteksian peringatan dini atau early warning system (EWS) ketersediaan pangan nasional.

Sedangkan Kepala Dinas Pangan Sumbar Efendi yang mendampingi Direktur Pembiayaan PSP Kementan dan rombongan menjelaskan, ketersediaan bahan pangan pokok di Sumbar relatif aman. Bahkan untuk memastikan itu, pihak selalu rutin berkoordinasi dan mencek langsung ke sentra produksi pangan.

"Memang kita tidak menampik, ada kemungkinan kebutuhan daging, cabe, bawang akan meningkat jelang Lebaran. Hal ini disebabkan, akan mudiknya sekitar 1,8 juta perantau. Untuk menyikapinya, kita sudah menambah stok dan kebutuhan sebesar 15 persen dari kondisi normal,"ujarnya didampingi Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan pada Dinas Pangan Sumbar, Donna Garcia Jorie.

Bahkan terkait kedatangan pemudik sekitar 1,8 juta orang itu, Pemprov Sumbar dipimpin langsung oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi, juga sudah merapatkannya, mulai kesiapan dan langkah-langkah yang ditempuh, termasuk soal ketersediaan pangan dan kestabilan harga.

Dalam sidak tersebut, Direktur Pembiayaan PSP Kementan Indah Megahwati tidak hanya mendatangi beberapa pedagang tapi juga diskusi dengan konsumen. Selain itu, juga meninjau kesiapan Bulog dalam penyediaan stok beras dan Toko Tani Indonesia.

Ikut mendampingi dalam sidak itu antara lain Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Pangan Padang Guswardi, Kepala Dinas Pertanian Padang Syahrial, Kepala Dinas Perdagangan Padang Andree H. Algamar dan pejabat terkait lainnya dari provinsi dan Padang. (ef)





Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved