arrow_upward

Ombudsman Minta Penjelasan Sekdaprov Sumbar soal Surat Minta Sumbangan, Ini Hasilnya

Selasa, 31 Agustus 2021 : 18.28

Yefri Heriani.

Padang, Analisakini.id-Ombudsman Sumatera Barat (Sumbar) meminta penjelasan Sekdaprov Sumbar Hansastri Matondang terkait surat permintaan sumbangan yang diteken Gubernur Sumbar Mahyeldi. 

Kepala Ombudsman Perwakilan Sumbar Yefri Heriani yang dihubungi, Selasa (31/8/2021) di Padang membenarkan hal itu. Katanya Hansastri dinilai lebih mengetahui asal muasal surat tersebut. Hansastri menjabat Kepala Bappeda Sumbar instansi yang mengeluarkan surat menghebohkan tersebut, sebelum diangkat menjadi Sekda.

Yefri menyebutkan Hansastri datang ke kantor Ombudsman di Padang pada Senin (30/8/2021). Dia datang bersama Asisten Pemerintahan Devi Kurnia dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda Sumbar Kuartini Deti Putri.

"Kita sudah minta keterangan. Kita memang mengharapkan Sekdaprov yang datang, karena beliau yang lebih tahu," sebut Yefri.

Yefri mengatakan informasi yang disampaikan Sekda dan timnya merupakan hal yang ditunggu Ombudsman dan saat Ombudsman meminta penjelasan juga berlancar lancar. Bahkan katanya, Sekdaprov menyampaikan rasa nyaman, sudah menyampaikannya kepada Ombudsman.

Meski demikian, Yefri masih enggan menjelaskan materi apa saja yang ditanyakan kepada Sekdaprov Sumbar. Dia mengatakan laporan lengkap segera disusun. " Lumayanlah penjelasannya," kata dia.

Dia berharap mudah-mudahan kawan-kawan di Ombudsman bisa menyelesaikannya cepat dan diminta bersabar sejenak agar mereka bisa lebih komprehensif dalam menyampaikannya. "Biar kita tuliskan secara terstruktur dulu. Setelah itu kita sampaikan kepada kawan-kawan," tutur Yefri. 

Surat yang menjadi polemik itu bernomor 005/3984/V/Bappeda-2021 tertanggal 12 Mei 2021 tentang Penerbitan Profil dan Potensi Provinsi Sumatera Barat. 

"Sehubungan dengan tingginya kebutuhan informasi terkait dengan pengembangan, potensi, dan peluang investasi di Provinsi Sumatera Barat oleh para pemangku kepentingan, maka akan dilakukan penyebarluasan dan pemenuhan kebutuhan informasi tersebut dengan menerbitkan buku profil 'Sumatera Barat Provinsi Madani, Unggul dan Berkelanjutan' dalam versi bahasa Indonesia, bahasa Inggris, serta bahasa Arab serta dalam bentuk soft copy," demikian tertulis dalam surat tersebut.

"Diharapkan kesediaan Saudara untuk dapat berpartisipasi dan kontribusi dalam mensponsori penyusunan dan penerbitan buku tersebut," lanjut surat yang juga dibubuhi stempel resmi Gubernur Sumbar. (***)

Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved