arrow_upward

TENTANG PILKADA SUMBAR (3) Jeffrie Geovanie yang Diidolakan Remaja dan Emak-emak Tampil Mengejutkan

Selasa, 22 Desember 2020 : 10.46

 

Jeffrie Geovanie. (ist).

Padang, AnalisaKini.id-Pilkada langsung resmi dilaksanakan pada 27 Juni 2005. Meski begitu sejak awal Maret 2005, sejumlah kandidat mengapung dan sudah pula memasang poster di berbagai sudut kota. 

Yang paling banyak terpajang adalah milik Mantan Gubernur Sumbar Zainal Bakar, Cagub PKS Irwan Prayitno, Jeffrie Geovanie, dan Marlis Rahman.

Berbeda dengan calon lainnya, puluhan billboard yang menampilkan berbagai kegiatan Zainal Bakar selama menjadi gubernur sudah terpajang di berbagai ruas jalan utama di Sumbar jauh-jauh hari. 

Sementara, billboard ukuran besar milik Jeffrie Geovanie yang dipasang secara mencolok di depan Minang Plaza, Jl.Air Tawar Padang, menyedot perhatian warga yang melintas di jalan tersebut. Begitu pula di depan bekas bioskop Indah di Ulak Karang. Billboard itu disain seperti iklan film dengan foto utama Jeffrie Geovanie menghadap menyamping.

Disain gambar Jeffrie Geovanie yang akrab sebutan JG, termasuk diakrabkan di berbagai media dan alat peraga lainnya, sontak mengejutkan. Gagah, muda, dan kaya pula lagi, menjadi magnet terutama bagi kalangan anak muda dan juga kaum emak-emak.

Sedangkan bagi Zainal Bakar yang memajang banyak billboard, bukan jaminan baginya untuk dengan nyaman maju sebagai cagub. Buktinya, hasil voting Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) PPP di Bukittinggi, Minggu (20/3/2020), hanya menempatkan Zainal Bakar (38 suara) sebagai runner up, dikalahkan pengacara Kapitra Ampera (40 suara) untuk maju sebagai cagub dari PPP. Kebetulan mereka sama-sama urang Piaman.

Abdul Kadir yang saat itu menjabat Sekretaris DPW PPP Sumbar menyebut, hasil keputusan Mukerwil itu akan menjadi pedoman bagi PHW PPP untuk menetapkan siapa calon gubernur dari PPP. Tiga kandidat dengan suara terbanyak, yakni Kapitra, Zainal dan Najmudin akan direkomendasikan kepada PHW untuk diputuskan. Akhirnya PPP memutuskan mengusung Kapitra Ampera.

Zainal Bakar akhirnya memang kandas ikut bertarung dalam Pilkada 2005. Kapitra Ampera sukses mendapatkan PPP dan berkoalisi dengan Partai Demokrat menggandeng Dalimi Abdullah (jabatan terakhir Kakanwil Agama Sumbar). Ada lima paslon yang resmi maju. Selain Kapitra-Dalimi, juga Irwan Prayitno-Ikasuma Hamid, Gamawan-Marlis, Leonardy-Rusdi dan Jeffrie Geovanie (JG) -Dasman Lanin.

Dari sepuluh tokoh yang maju itu, memang JG yang boleh ikatakan wajah baru. Tapi kemunculannya menjadi magnet tersendiri bagi rakyat Sumbar. Apalagi JG putra asal Limapuluh Kota ini, mendapat dukungan pula dari Muhammadiyah. Sumbar adalah basisnya Muhammadiyah.

Tak heran saat hari pertama kampanye calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat periode 2005-2010, lima pasangan cagub dan cawagub Sumbar menyampaikan visi dan misinya dalam rapat paripurna istimewa DPRD Sumbar di gedung DPRD Sumbar, Jumat (10/6/2005), kehadiran JG mengejutkan dan membuat orang terpana dan terpukau.

Apalagi yang hadir dalam rapat paripurna istimewa itu tidak hanya anggota dewan, anggota KPUD, undangan , tapi juga ratusan simpatisan serta pendukung masing-masing calon.

"Yo gagah. Kaya pula lagi. Labih gagah yang aslinya dibanding foto baliho," kenang seorang staf DPRD`Sumbar yang kini masih aktif sebagai ASN tapi tidak bertugas lagi DPRD Sumbar.

Meski JG-Dasman Lanin diusung oleh 16 parpol nonparlemen, tapi paslon ini mendapat dukungan dari PAN. PAN memang apes, tidak mengusung paslon, padahal bisa mengusung sendiri tanpa koalisi. 

"Kita memang tidak mengusung paslon, tapi sesuai perintah partai, seluruh jajaran partai baik di tingkat provinsi sampai kecamatan diinstruksikan untuk berupaya memenangkan paslon JG," kata Ketua Bapilu PAN Sumbar saat itu, Yosmeri. (bersambung/Effendi)

Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved