arrow_upward

Politikus PAN Imbau Demonstran Hindari Penyusup

Wednesday, 14 October 2020 : 20:34

 

Drs.H. Guspardi Gaus, M.Si

Jakarta, AnalisaKini.id- Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Guspardi Gaus mengingatkan masyarakat yang akan menggelar demonstrasi penolakan Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) di Jakarta hari ini untuk mewaspadai penyusup. 

Adapun yang bakal menggelar aksi demonstrasi hari ini di Jakarta adalah Ormas Islam seperti Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Presidium Alumni (PA) 212, dan Front Pembela Islam (FPI).

Legislator dapil Sumbar 2 itupun mengutarakan menyampaikan pendapat maupun aspirasi atau demonstrasi dijamin  konstitusi sehingga, dia berharap demonstrasi hari ini di Jakarta bisa dilakukan dengan tertib dan secara elegan. 

Penyampaian aspirasi dalam bentuk demo boleh - boleh saja tetapi jangan sampai memicu dan menimbulkan kerusuhan,  jangan anarkis yang akan menimbulkan kekacauan dan kerusakan. Sebab, masyarakat sendiri yang bakal rugi jika demonstrasi berujung anarkis dan mengakibatkan kerusakan pada fasilitas umum. 

"Kalau ada kerusakan kan tentu harus diperbaiki, diperbaiki tentu dari anggaran, nah tentu pemanfaatan anggaran yang seharusnya dialokasikan untuk pembangunan demi kepentingan masyarakat tentu teralih memperbaiki berbagai kerusakan yang ditimbulkan. Fasilitas umum agar dijaga bersama.

"Jangan sampai ada orang yang menumpang, atau ada provokator yang terlibat di dalam aksi demo ini sengaja untuk mengacaukan," ujarnya.

 Para peserta demonstrasi perlu mawas diri dan mengenali antara satu dengan lainnya. "Jangan sampai ada yang menyusup, kalau seandainya ada melakukan itu langsung lapor polisi, yang dicurigai bukan bagian dari  yang melakukan demo itu, supaya tidak ditunggangi," imbuhnya.

Selain itu  hendaknya aparat keamanan agar lebih humanis dan tidak bertindak represif kepada para peserta demonstrasi. 

"Jangan melakukan tindakan yang melanggar hak asasi manusia, para demonstan adalah bahagian dari masyarakat kita, jangan diperlakukan  sebagai penjahat dan jangan menganggap dia sebagai teroris," pungkasnya anggota  komisi 2 DPR tersebut. (***) 


Bagikan

Saat ini 0 komentar :

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Baca Dulu Baru Komentar - All Rights Reserved