arrow_upward

Lagi… Kepala Daerah Meninggal Dunia Gara-gara Covid-19, Bupati Bateng Ibnu Saleh

Sunday, 4 October 2020 : 14:40
Bupati Bateng Ibnu Saleh bersama Kepala Balitbangtan Babel Dr. Suharyanto. (sumber facebook Suharyanto Daffa).


Babel, AnalisaKini.id- Virus Corona kembali merenggut nyawa pejabat. Kali ini Bupati Bangka Tengah (Bateng), Ibnu Saleh, meninggal dunia di RSBT Pangkalpinang, Minggu (4/10/2020) sekira pukul 03.17 WIB. 

"Bener ini kami tengah persiapan untuk pemakaman,” demikian dikemukakan Plt Bupati Bateng, Yulianto Satin kepada Babel Pos pagi tadi seperti dikutip dari fajar. co.id. 

Sebelumnya, ia masuk ke rumah sakit pada 27 September 2020 lalu lantaran kelelahan dan kondisi kesehatan yang menurun. Pada 1 Oktober 2020, Ibnu Saleh dinyatakan terpapar Covid-19 dan terus menjalani perawatan. Padahal sebelumnya hasil dua kali swab almarhum negatif Covid-19. 

Kondisi sempat membaik, namun kembali menurun Sabtu (3/10/2020) malam dan menghembuskan napas terakhir Minggu (4/10/2020) sekira pukul 03.17 WIB. 

Ibnu Saleh saat ini adalah salah satu Calon Bupati (Cabup) yang berpasangan dengan Herry Erfian. Sesuai aturan, di masa kampanye ia cuti dan Plt Bupati dijabat Wakil Bupati Yulianto Satin. 

Meninggalnya orang nomor satu di Bateng tersebut membuat banyak pihak terkejut dan ikut mengucapkan belasungkawa. 

Misalnya Kepala Balitbangtan Babel Kementan Dr. Suharyanfo dalam dinding Facebooknya menulis dan berikut memposting sejumlah foto saat berkegiatan yaitu : 

Inna lillahi wa Inna ilaihi rojiun. Allahumagfirlahu warhamhu wa 'afihi wa'fu 'anhu. Turut berdukacita atas wafatnya Bupati Bangka Tengah, Dr. Ir. H. Ibnu Saleh, MM. 

Sosok pemimpin yang berkomitmen tinggi dalam memajukan daerah dengan atensi yang sangat tinggi pada sektor pertanian, selalu dekat dengan petani maupun penyuluhnya. 

Termasuk halnya dengan Balitbangtan dalam kerjasama reklamasi lahan eks tambang maupun pengembangan Sistem Integrasi Tanaman Ternak di Bangka Tengah.

16 September 2020, ternyata pertemuan terakhir bersama almarhum dalam rangka pengembangan bawang merah di Bangka Tengah dan penyerahan bantuan sapras dari Kementan. 

Pesan terakhir almarhum saat itu " mari pak kita kolaborasikan kembali apa yang bisa kita kerjakan untuk memajukan pertanian..." 

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'aala mengampuni segala kesalahan dan kekhilafan almarhum, diampuni segala dosanya, diterima semua amal soleh dan amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin. (***)
Bagikan

Saat ini 0 komentar :

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Baca Dulu Baru Komentar - All Rights Reserved