arrow_upward

Ini Perguruan Tinggi Terbaik 2020 versi Kemdikbud

Monday, 17 August 2020 : 22:35
Ilustrasi.
Jakarta, AnalisaKini.id - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengumumkan klasterisasi perguruan tinggi Indonesia, pada Senin (17/8/2020).

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Nizam menjelaskan klasterisasi merupakan pemetaan atas kinerja perguruan tinggi akademik Indonesia, yang berada di bawah binaan .

"Klasterisasi ini bukanlah pemeringkatan namun pengelompokan perguruan tinggi sesuai dengan level perkembangannya. Klasterisasi ini jangan disalah maknai sebagai pemeringkatan," jelas Nizam dalam paparannya secara daring seperti dikutip jurnas.com.

Nizam menjelaskan, tujuan utama klasterisasi adalah untuk menyediakan landasan bagi pengembangan kebijakan pembangunan, pembinaan perguruan tinggi serta untuk mendorong perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tridharma perguruan tinggi secara berkelanjutan.

Selain itu, klasterisasi perguruan tinggi berfungsi untuk menyediakan informasi kepada masyarakat umum tentang kualitas kinerja perguruan tinggi di Indonesia.

Lebih lanjut Nizam menjelaskan pada 2020 ini, berbagai informasi terkait kinerja perguruan tinggi Indonesia kembali diidentifikasi berdasarkan empat aspek utama antara lain mutu sumber daya manusia dan mahasiswa (input), pengelolaan kelembagaan perguruan tinggi (proses), capaian kinerja jangka pendek yang dicapai oleh perguruan tinggi (output), dan capaian kinerja jangka panjang perguruan tinggi (outcome).

Akan tetapi, indikator-indikator yang mencerminkan masing-masing komponen utama tersebut terdapat beberapa perubahan dan penambahan, dengan harapan komponen utama itu dapat lebih mencerminkan kondisi perguruan tinggi Indonesia sesuai dengan cakupan pada masing-masing komponen utama tersebut.

Pada klasterisasi tahun 2020 ini, indikator yang digunakan untuk menilai kinerja perguruan tinggi pada aspek input antara lain persentase dosen berpendidikan S3, persentase dosen dalam jabatan lektor kepala dan guru besar, rasio jumlah dosen terhadap jumlah mahasiswa, jumlah mahasiswa asing, dan jumlah dosen bekerja sebagai praktisi di industri minimum 6 bulan.

Pada aspek proses terdapat sembilan indikator yang digunakan antara lain Akreditasi Institusi, Akreditasi Program Studi, Pembelajaran Daring, Kerjasama perguruan tinggi, Kelengkapan Laporan PDDIKTI, Jumlah Program Studi bekerja sama dengan DUDI, NGO atau QS Top 100 WCU by subject, Jumlah Program Studi melaksanakan program merdeka belajar, Jumlah mahasiswa yang mengikuti Program Merdeka Belajar.

Pada aspek output, terdapat empat indikator yang digunakan antara lain jumlah artikel ilmiah terindeks per dosen, kinerja penelitian, kinerja kemahasiswaan, jumlah program studi yang telah memperoleh Akreditasi atau Sertifikasi International.

Sementara pada aspek outcome, terdapat lima indikator yang digunakan antara lain kinerja inovasi, jumlah sitasi per dosen, jumlah patent per dosen, kinerja pengabdian masyarakat, dan persentase lulusan perguruan tinggi yang memperoleh pekerjaan dalam waktu enam bulan.

Dan dari hasil analisis terhadap data-data dari 2.136 perguruan tinggi yang tersedia maka diperoleh hasil klasterisasi perguruan tinggi 2020 yang terdiri dari lima klaster perguruan tinggi dengan komposisi: Klaster 1 berjumlah 15 perguruan tinggi; Klaster 2 berjumlah 34 perguruan tinggi; Klaster 3 berjumlah 97 perguruan tinggi; Klaster 4 berjumlah 400 perguruan tinggi; dan Klaster 5 berjumlah 1.590 perguruan tinggi.

Berikut ini daftar perguruan tinggi yang masuk dalam Klaster 1

1. Institut Pertanian Bogor

2. Universitas Indonesia

3. Universitas Gadjah Mada

4. Universitas Airlangga

5. Institut Teknologi Bandung

6. Institut Teknologi Sepuluh Nopember

7. Universitas Hasanuddin

8. Universitas Brawijaya

9. Universitas Diponegoro

10. Universitas Padjadjaran

11. Universitas Sebelas Maret

12. Universitas Negeri Yogyakarta

13. Universitas Andalas

14. Universitas Sumatera Utara

15. Universitas Negeri Malang.
(***)

Bagikan

Saat ini 0 komentar :

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Baca Dulu Baru Komentar - All Rights Reserved