arrow_upward

Jasman Rizal Koreksi Data Positif Corona Cluster Pasar Raya Padang

Saturday, 30 May 2020 : 19:07
Jasman Rizal.

Padang, AnalisaKini.id-Jasman Rizal sebagai Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar mengkoreksi ulang jumlah pasien positif virus Corona yang berasal dari klaster Pasar Raya Padang.

Sebelumnya, Jasman  melalui rilis yang telah disampaikan kepada sejumlah media di grup Whatapp dan facebook, Sabtu pagi (30/5) sekitar pukul 09.00 Wib menyebutkan ada 11 orang pasien Covid baru yang berasa dari klaster Pasar Raya Padang.
Sorenya pukul 15.00 Wib, hal itu diklarifikasi kembali oleh Jasman Rizal melalui rilisnya.
Dari hasil koreksian itu, Jasman yang jelang Lebaran kemarin promosi menjadi Kadis Kominfo Sumbar ini menyatakan sebenarnya hanya delapan pasien positif Covid dari klaster Pasar Raya Padang.
"Bukan 11 orang seperti yang disebutkan pada rilis sebelumnya," tulis Jasman Rizal.
Meski ada delapan orang dari Klaster Pasar Raya, namun Jasman masih menyatakan penambahan pasien terjangkit Covid-19 di Sumbar tetap 11 orang.
"Setelah tracing ulang sebagai koreksi, dari Kota Padang (klaster Pasar Raya) sebanyak delapan orang, kemudian satu pasien dari  Limapuluh Kota, satu orang pasien dari  Agam, dan satu pasien lagi dari  Padang Pariaman yang terinfeksi dari klaster Pasar Raya," tulis Jasman.
Total sampai Sabtu (30/5/2020) telah 552 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 11 orang lagi. Sembuh bertambah 6 orang, sehingga total sembuh 256 orang.
11 orang pasien positif Corona, seperti yang ditulis Jasman Rizal di Facebook adalah ;

1. Pria 42 th, warga Padang Selatan, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari tempat kerja, dan penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Pria 21 th, warga Arai Pinang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, dan penanganan dirawat di RS. Unand.

3. Pria 48 th, warga Parak Laweh, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, dan penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Batita (perempuan) 1 th, warga Banuaran, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, dan penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Wanita 34 th, warga Banuaran, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, dan penanganan isolasi mandiri sementara.

6. Pria 12 th, warga Banuaran, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, dan penanganan isolasi mandiri sementara.

7. Anak-anak (laki-laki) 8 th, warga Banuaran, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, dan penanganan isolasi mandiri sementara.

8. Pria 58 th, warga Simpang Haru, terinfeksi karena sebagai pedagang pasar raya, dan penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Limopuluah Kota

1. Pria 40 th, warga Guguak, pekerjaan Pelaut, diduga terpapar dari tempat kerja, dan penanganan isolasi di Balatkop.

Kabupaten Agam

1. Pria 46 th, warga Koto Gadang, pekerjaan pelaut, diduga terpapar dari tempat kerja, dan penanganan isolasi di Balatkop.

Kabupaten Padang Pariaman

1. Pria 60 th, warga Lurah Ampalu, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, dan penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien sembuh sebanyak 6 orang dengan rincian:

1. Pria 59 th, warga Pangkalan Kab. Limopuluah Kota, pekerjaan karyawan toko, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD. Rasidin Padang.

2. Wanita 59 th, warga Flamboyan Kota Padang, terinfeksi karena sebagai pedagang pasar raya, pasien RSUD. Rasidin Padang.

3. Wanita 52 th, warga Flamboyan, terinfeksi karena sebagai pedagang pasar raya, pasien RSUD. Rasidin Padang.

4. Wanita 69 th, warga Kampuang Manggih Kota Padang Panjang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD. Padang Panjang.

5. Pria 34 th, warga Gurun Laweh Kota Padang, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari tempat kerja, pasien RS. Unand.

6. Wanita 58 th, warga Pangkalan Kab. Limopuluah Kota, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD. Ahmad Darwis.(***)
Bagikan

Saat ini 0 komentar :

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Baca Dulu Baru Komentar - All Rights Reserved