arrow_upward

Investor Dapur MBG Mengaku Dimintai Uang Rp450 Juta untuk Dapatkan SK SPPG

Selasa, 09 Juni 2026 : 16.15

Padang, Analisakini.id-Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari seorang investor dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam video podcast yang beredar luas sejak Februari 2026, Henny Aisawa mengaku dimintai uang sebesar Rp450 juta untuk memperoleh Surat Keputusan (SK) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah selesai diproses.

Pengakuan itu disampaikan Henny saat menjadi narasumber dalam Podcast Prabu Centre 08. Ia mengaku mengajukan pembangunan dapur MBG untuk wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) sejak Januari 2026.

Menurut Henny, proses pengajuan awal berjalan normal. Setelah melalui tahapan verifikasi, pihaknya mendapat informasi pada 2 Februari 2026 bahwa permohonan mereka telah disetujui dan SK sudah ditandatangani.

Namun, saat mendatangi lokasi yang diarahkan oleh pihak Badan Gizi Nasional (BGN) di Hotel Lorin, Bogor, Henny mengaku mendapat informasi bahwa dokumen SK milik perusahaannya, PT Sangkuryang, telah diambil oleh seseorang yang disebut sebagai keponakan kepala badan.

Karena merasa tidak mengenal sosok yang dimaksud, Henny kemudian kembali ke kantor BGN untuk mencari kejelasan. Di lokasi itu, ia mengaku didatangi tiga orang yang menawarkan bantuan pengambilan SK tersebut.

Dalam pengakuannya, salah seorang dari mereka menyampaikan bahwa SK dapat diperoleh dengan syarat membayar Rp450 juta. Henny mengaku terkejut karena nilai tersebut diminta untuk lima SK yang telah selesai diproses.

Ia kemudian meminta agar dipertemukan langsung dengan sosok yang disebut sebagai keponakan kepala badan. Namun, menurut pengakuannya, permintaan itu ditolak. Ia justru diminta menyerahkan uang kepada perantara yang mengaku akan mengambilkan SK tersebut.

"Kalau Ibu mau ambil harus bayar Rp450 juta," ujar Henny dalam video yang beredar.

Pengakuan tersebut cuma satu dari beberapa pengakuan pengusaha MBG yang satu per satu muncul ke publik setelah mencuatnya dugaan korupsi dalam tata kelola program andalan Prabowo-Gibran itu. (sumber : terkini.do.id)
Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved