arrow_upward

Ketua DPRD Sumbar Apresiasi Kegiatan Sosial Keagamaan Masjid Al Furqan Lubuk Buaya

Jumat, 06 Maret 2026 : 16.24

 

Ketua DPRD Sumbar Muhidi saat bersama pengurus, jemaah dan santri di Masjid Al Furqan Lubuk Buaya, Kota Padang, Kamis (5/3/2026

PADANG, ANALISAKINI.ID--Dukungan terhadap kegiatan keagamaan di Masjid Al Furqan, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, terus mengalir. Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, menyerahkan 15 Al-Qur’an kepada anak-anak yang berhasil meraih juara dalam berbagai lomba yang digelar untuk memeriahkan kegiatan di bulan suci Ramadan, Kamis (5/3/2026).

Penyerahan Al-Qur’an tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar generasi muda semakin mencintai Al-Qur’an dan aktif dalam kegiatan keagamaan di masjid. Muhidi memberikan motivasi kepada anak-anak dan remaja yang hadir tentang kunci meraih kesuksesan di masa depan.

Seperti diketahui, Masjid Al Furqan tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat dan ibadah semata, tetapi juga telah menjadi pusat kegiatan sosial kemasyarakatan yang memberi manfaat luas bagi warga sekitar.

Terkait hal ini, Muhidi kontan mengapresiasinya. “Masjid ini bukan sekadar tempat salat atau ibadah saja, tetapi juga aktif dengan berbagai kegiatan sosial seperti kongsi kematian, majelis taklim, majelis yasin, hingga kegiatan ekonomi masyarakat. Hal seperti ini perlu dipertahankan dan terus dikembangkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, DPRD Sumatera Barat siap menjalin kerja sama dengan masyarakat dan pengurus masjid, salah satunya melalui kegiatan reses agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara langsung.

“Kami sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat tentu bisa bekerja sama ke depan. Salah satunya melalui kegiatan reses, sehingga masyarakat bisa lebih mudah menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, salah satu fokus program yang diperjuangkannya adalah pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia mengajak masyarakat, baik bapak-bapak, ibu-ibu, maupun generasi muda yang memiliki usaha kecil untuk membentuk kelompok usaha agar dapat bekerja sama dengan pemerintah.

“Salah satu program yang kami dorong adalah pemberdayaan UMKM. Bagi bapak-bapak, ibu-ibu dan anak-anak muda yang punya usaha kecil, silakan membentuk kelompok usaha. Nanti kita bisa bekerja sama untuk mengembangkan usaha tersebut,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat dalam membangun ekonomi. Menurutnya, program pemberdayaan yang dilakukan tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendorong perubahan cara berpikir agar masyarakat lebih produktif.

“Program kita juga fokus mengubah mindset atau cara berpikir. Orang yang sebelumnya tidak mau bekerja menjadi mau bekerja. Yang sudah punya usaha didorong agar mampu mengelola usahanya dengan baik sehingga bisa naik kelas, dari UMKM menjadi pengusaha yang lebih besar ke depan,” tambahnya. (n-r)

 

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved